Lompat ke isi utama
x
MAN 2 Bantul

Mahasiswa PPL Universitas Alma Ata Dampingi Kegiatan Jum’at Bertasbih: Mengasah Kreativitas Siswa Melalui Pemanfaatan Galon Bekas untuk Hidroponik

Dikirim oleh eka putri pada 4 November 2025

Bantul (MAN 2 Bantul) - Dalam rangka kegiatan rutin Jum’at Bertasbih sekaligus pelaksanaan program Adiwiyata, MAN 2 Bantul menyelenggarakan kegiatan bertema “Penerapan Prinsip 3R: Pemanfaatan Galon Bekas Le Mineral untuk Hidroponik". Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI dengan pendampingan para wali kelas serta mahasiswa PPL dari Universitas Alma Ata Yogyakarta.

Program yang digelar pada Jumat (24/10) ini bertujuan menumbuhkan kepedulian lingkungan sekaligus mengembangkan kreativitas siswa dalam memanfaatkan barang bekas menjadi media tanam yang ramah lingkungan. Sebagai persiapan, siswa diminta membawa sekitar dua kilogram tanah dari rumah, sementara galon bekas dan cat disediakan oleh pihak madrasah.

Sebelum praktik dimulai, guru pendamping bersama mahasiswa PPL memberikan pengarahan singkat mengenai langkah-langkah pembuatan media hidroponik sederhana. Galon bekas Le Mineral dipotong menjadi dua bagian pada ruas tengahnya. Bagian atas galon dilubangi kecil sebagai jalur penyerapan air, dengan tutup yang tetap terpasang agar strukturnya kokoh. Selanjutnya, para siswa menghias potongan galon dengan warna-warna menarik untuk memperindah tampilan dan menambah nilai estetika.

Setelah proses pengecatan selesai, bagian atas galon diletakkan terbalik di atas bagian bawah yang berfungsi sebagai wadah air. Pada tahap ini, kegiatan difokuskan pada pemotongan, pelubangan, pengecatan, dan pengisian tanah. Sementara itu, pengisian air dan penanaman bibit tanaman dijadwalkan pada pertemuan berikutnya. Selama kegiatan berlangsung, suasana tampak penuh antusiasme. Para siswa aktif bekerja sama dalam kelompok, saling membantu dan berdiskusi, sementara mahasiswa PPL turut memberikan pendampingan teknis serta memastikan keamanan selama proses pemotongan galon.

Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan tersebut. “Kegiatan seperti ini tidak hanya mengajarkan siswa tentang prinsip 3R—Reduce, Reuse, Recycle—tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab terhadap lingkungan. Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa PPL Universitas Alma Ata yang telah membantu mendampingi siswa dengan penuh semangat dan profesional,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, MAN 2 Bantul berharap siswa mampu memahami pentingnya pengelolaan sampah dan pemanfaatan barang bekas secara kreatif, sekaligus memperkuat kolaborasi antara madrasah dan perguruan tinggi dalam mewujudkan pendidikan berwawasan lingkungan./nhr