Lompat ke isi utama
KUA Kasihan

KUA Kasihan Dukung  Program KAPAN NIKAH Melalui Edukasi Pengelolaan Anggaran dan Perencanaan Aset Pasca Nikah

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 5 August 2026

Bantul (KUA Kasihan) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kasihan terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, salah satunya melalui penyelenggaraan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) yang membekali calon pengantin dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan dalam membangun keluarga yang sakinah, sejahtera, dan tangguh. Komitmen tersebut diwujudkan dengan mendukung pelaksanaan program KAPAN NIKAH yang mengangkat tema pengelolaan anggaran keluarga dan perencanaan aset setelah menikah.


Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (05/08/2026), di Hotel Ros-In Yogyakarta ini merupakan hasil kolaborasi antara KUA Kasihan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Daerah Istimewa Yogyakarta, Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Yogyakarta, PT Pegadaian, dan PT BPR Bank Bantul. Kolaborasi lintas lembaga tersebut bertujuan memperkuat literasi keuangan calon pengantin sebagai bekal dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga sejak awal pernikahan.


Kegiatan Bimbingan Perkawinan diikuti oleh peserta dari tiga KUA, yaitu KUA Kasihan, KUA Sewon, dan KUA Banguntapan. Dari KUA Kasihan sendiri, sebanyak 25 pasang calon pengantin mengikuti kegiatan ini bersama peserta dari dua KUA lainnya. Kehadiran peserta dari tiga wilayah tersebut menunjukkan semangat bersama dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga yang tidak hanya harmonis secara emosional dan spiritual, tetapi juga kuat dari sisi pengelolaan keuangan.


Dalam kegiatan ini, para peserta memperoleh berbagai materi mengenai pentingnya menyusun anggaran rumah tangga, mengelola pemasukan dan pengeluaran keluarga, membangun dana darurat, mengelola utang secara bijaksana, hingga merencanakan investasi dan pembentukan aset jangka panjang. Materi tersebut disampaikan oleh para narasumber dari masing-masing lembaga sesuai dengan bidang keahlian mereka.


Selama kegiatan berlangsung, para calon pengantin mengikuti setiap sesi dengan antusias. Selain mendengarkan paparan materi, peserta juga aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait pengelolaan keuangan rumah tangga, strategi menyusun anggaran keluarga, hingga langkah-langkah mempersiapkan kondisi finansial yang sehat setelah menikah.


Melalui program KAPAN NIKAH yang terintegrasi dalam kegiatan Bimbingan Perkawinan, KUA Kasihan berharap para calon pengantin memiliki kesiapan yang lebih menyeluruh sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Kesiapan tersebut tidak hanya mencakup aspek keagamaan, psikologis, dan sosial, tetapi juga kemampuan mengelola keuangan secara bijaksana sehingga mampu membangun keluarga yang mandiri, sejahtera, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan ekonomi.


Sinergi antara KUA Kasihan dengan OJK DIY, BEI Yogyakarta, PT Pegadaian, dan PT BPR Bank Bantul diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui Bimbingan Perkawinan, para calon pengantin diharapkan mampu mewujudkan keluarga yang tidak hanya sakinah, mawaddah, wa rahmah, tetapi juga memiliki fondasi ekonomi yang kuat untuk mendukung kesejahteraan keluarga di masa depan. (Nrdn)