KUA Kasihan Dorong Penguatan Peran Ayah Melalui Pembinaan GATI di Kalurahan Tirtonirmolo
Bantul (KUA Kasihan) - Selasa (28/07/2026), bertempat di Ruang Rapat Kalurahan Tirtonirmolo, diselenggarakan kegiatan Pembinaan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya peran ayah dalam membangun ketahanan keluarga serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Acara dihadiri oleh pamong Kalurahan Tirtonirmolo, perwakilan lembaga kemasyarakatan, kader, serta tokoh masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun komitmen bersama dalam mewujudkan keluarga yang harmonis, berkualitas, dan mampu memberikan lingkungan yang baik bagi tumbuh kembang generasi penerus.
Hadir sebagai narasumber Samanto, Kepala KUA Kasihan dan Aris Susanto, Koordinator Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kapanewon Kasihan. Kedua narasumber menyampaikan materi mengenai pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak, pembentukan karakter keluarga, serta penguatan nilai-nilai moral dan spiritual di lingkungan rumah tangga.
Dalam pemaparannya, Samanto menegaskan bahwa peran ayah tidak hanya terbatas sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pemimpin keluarga yang bertanggung jawab dalam membimbing keimanan, akhlak, dan memberikan keteladanan kepada istri maupun anak-anaknya. Nilai tersebut selaras dengan firman Allah SWT dalam QS. At-Tahrim ayat 6 :
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ
“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.”
Ayat tersebut mengandung pesan bahwa setiap orang tua memiliki kewajiban untuk menjaga dan membimbing keluarganya agar senantiasa berada di jalan yang benar. Seorang ayah memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan, membangun komunikasi yang baik, serta menciptakan suasana keluarga yang penuh kasih sayang.
Selain itu, disampaikan pula hadis Rasulullah SAW yang berbunyi "Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya." (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadis tersebut menjadi pengingat bahwa kepemimpinan dalam keluarga merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Seorang ayah diharapkan hadir secara utuh, baik secara fisik, emosional, maupun spiritual, sehingga mampu menjadi teladan bagi anak-anaknya.
Pada kesempatan yang sama, Aris Susanto menjelaskan bahwa keterlibatan ayah dalam pengasuhan memiliki dampak yang sangat besar terhadap perkembangan anak. Kehadiran ayah yang aktif dalam kehidupan sehari-hari, seperti mendampingi belajar, memberikan perhatian, mendengarkan keluh kesah anak, serta menjadi contoh dalam bersikap dan bertindak, akan memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan kepribadian anak.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa anak yang tumbuh dengan figur ayah yang terlibat secara aktif memiliki peluang lebih besar untuk meraih prestasi akademik yang lebih baik, memiliki rasa percaya diri yang tinggi, mampu mengendalikan emosi, mudah bersosialisasi, serta tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, tangguh, disiplin, dan bertanggung jawab. Sebaliknya, minimnya keterlibatan ayah dapat berdampak pada perkembangan emosional dan sosial anak.
Melalui GATI, pemerintah mendorong terwujudnya budaya pengasuhan yang menempatkan ayah sebagai mitra utama ibu dalam mendidik dan membesarkan anak. Kehadiran ayah bukan hanya dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga dalam memberikan perhatian, kasih sayang, perlindungan, pendidikan, serta menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Para peserta mengikuti materi dengan saksama serta aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai tantangan pengasuhan di tengah perubahan sosial yang semakin dinamis. Diharapkan melalui kegiatan ini semakin tumbuh kesadaran akan pentingnya peran ayah dalam membangun keluarga yang harmonis, melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, serta mendukung terwujudnya keluarga yang berkualitas di Kalurahan Tirtonirmolo. (Nrdn)