Lompat ke isi utama
mi

Kolaborasi bersama IGTKM Kapanewon Sewon dalam Menyambut Hari Santri Nasional 2026

Dikirim oleh liana pada 14 October 2026

Bantul (MI Al Ma’had An Nur) -  MI Al Ma’had An Nur) menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2026 melalui Festival Anak Sholih (FAS) TK Masyithoh. Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi dengan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Muslimat Nahdlatul Ulama (IGTKM) Kapanewon Sewon. Festival ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan keberanian, keterampilan, serta kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman sejak usia dini. Rabu (14/10)

Sebanyak kurang lebih 75 peserta mengikuti kegiatan yang menghadirkan beberapa cabang perlombaan, yaitu lomba mewarnai, hafalan surat-surat pendek, membaca niat wudhu & iftitah, adzan dan iqomat serta lomba Menyusun huruf hijakiyah. Beragam perlombaan tersebut dirancang untuk memberi kesempatan kepada peserta menunjukkan kemampuan sekaligus belajar dengan suasana yang menyenangkan dan penuh semangat. Dalam persiapannya  Duwita Rahma selaku ketua panitia (tuan rumah) menyampaikan “Sebagai pihak tuan rumah, MI Al Ma’had An Nur memiliki tanggung jawab untuk memastikan tempat dan seluruh fasilitas pendukung siap digunakan. Beberapa hal yang kami persiapkan meliputi penataan lokasi kegiatan, panggung atau tempat acara, pengeras suara, meja dan kursi, area registrasi peserta, tempat pelaksanaan lomba, perlengkapan lomba, spanduk kegiatan, serta pengaturan alur kedatangan dan kepulangan peserta. Selain persiapan sarana dan prasarana, panitia juga menyiapkan  pembagian tugas panitia, koordinasi dengan dewan juri, pendamping peserta, serta kebutuhan teknis lainnya agar kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar.”

Sambutan berikutnya disampaikan oleh pengasuh Pondok Pesantren An Nur, Bapak KH. Muslim Nawawi. Beliau menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri Nasional dan penyelenggaraan FAS bukan sekadar kegiatan seremonial, hura-hura atau hiburan semata, melainkan momentum untuk meneladani perjuangan kaum santri terdahulu.
Beliau mengingatkan bahwa para santri dan ulama pada masa perjuangan memiliki semangat kebersamaan serta keberanian dalam mempertahankan kemerdekaan. Semangat perjuangan tersebut turut melatarbelakangi lahirnya Resolusi Jihad. Karena itu, para peserta diharapkan dapat meneruskan teladan para pejuang santri melalui sikap rajin belajar, menjaga kebersamaan, berakhlak baik, dan memiliki semangat berjuang untuk meraih cita-cita.

Sambutan terakhir disampaikan oleh Kepala Madrasah MI Al Ma’had An Nur,  Anis Sulkhan Fadlil, Beliau menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan yang mempertemukan lembaga pendidikan dan komunitas guru tersebut. Sebagai bentuk dukungan, MI Al Ma’had An Nur telah menyiapkan sepuluh set piala serta satu piala umum bagi peserta atau lembaga yang berhasil meraih predikat juara umum. Beliau juga menyampaikan gagasan agar penyelenggaraan FAS dapat berlangsung secara bergiliran. Lembaga yang berhasil memperoleh juara umum diharapkan dapat menjadi tuan rumah pada pelaksanaan tahun berikutnya. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya mendorong semangat berkompetisi secara sehat, tetapi juga membuka kesempatan bagi setiap lembaga untuk berperan aktif dalam penyelenggaraan kegiatan bersama.

Festival Anak Sholih TK Masyithoh ini menjadi salah satu upaya MI Al Ma’had An Nur bersama IGTKM Kapanewon Sewon untuk menyemarakkan Hari Santri Nasional 2026 dengan kegiatan edukatif dan bernilai Islami. Selain memberikan ruang bagi anak-anak untuk menampilkan kemampuan, kegiatan ini juga menanamkan nilai keberanian, sportivitas, kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta semangat kebersamaan.(bachti)