Lompat ke isi utama
x
MIN 2 Bantul

Kepala MIN 2 Bantul Ikuti Pembinaan ASN Melalui Cyber Madrasah dan Profesionalisme Profetik

Yogyakarta (MIN 2 Bantul) – Kepala MIN 2 Bantul, Yuhrotul Mardhiyah, turut serta dalam kegiatan Pembinaan ASN yang digelar oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis (28/8) di Aula Lantai III Kanwil Kemenag DIY. Kegiatan ini diikuti oleh para kepala madrasah MIN, MTs, dan MA se-DIY.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenag DIY, Abd Suud, menyampaikan arah kebijakan pengelolaan SDM, termasuk kebijakan rotasi guru dan kepala madrasah dengan standar masa jabatan dua tahun. Namun, bagi madrasah atau kepala madrasah yang berprestasi, masa tugas bisa diperpanjang. Selain itu, Abd Suud juga memperkenalkan program Cyber Madrasah yang akan diikuti dengan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kompetensi ASN.

Sementara itu, Kepala Biro SDM Setjen Kemenag RI, Wawan Junaidi, menekankan pentingnya menjaga profesionalisme ASN di lingkungan Kemenag. Ia menyebut, ASN Kemenag harus memiliki profesionalisme profetik, yaitu profesionalisme yang dilandasi nilai-nilai kenabian. Hal ini sesuai dengan arahan Menteri Agama dan peraturan PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Kewajiban dan Larangan ASN.

“Jika kita bekerja dengan semangat profetik, maka tugas tidak akan terasa berat, karena dilandasi keikhlasan dan pengabdian,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wawan memaparkan bahwa dari 55 jabatan fungsional (JF) yang dikelola Kemenag, sekitar 70% di antaranya adalah guru. Karena itu, guru menjadi penopang utama kinerja ASN di Kemenag. Ia juga mendorong ASN untuk memiliki personal branding High Tech (profesional, kompeten) sekaligus High Touch (peduli, humanis), sehingga melahirkan ASN dengan profesionalisme kenabian.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan madrasah yang aman, salah satunya dengan pemasangan CCTV untuk mencegah bullying, memberikan apresiasi terhadap kesalehan sosial siswa, serta mengarahkan kegiatan sekolah pada aksi-aksi kemanusiaan, seperti kunjungan ke panti jompo dan perpisahan sekolah bernuansa sosial.

Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan kepala madrasah, termasuk Kepala MIN 2 Bantul, Yuhrotul Mardhiyah, semakin mampu memperkuat peran madrasah dalam membangun generasi yang unggul, berkarakter, serta berlandaskan nilai-nilai profetik. (Zul)