Integrasi Pembelajaran Kontekstual dan Berkelanjutan: MIN 3 Bantul Gelar Proyek Kokurikuler Berbasis Fase
Bantul (MIN 3 Bantul). Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bantul merealisasikan implementasi pembelajaran kokurikuler tematik yang adaptif dan berdiferensiasi pada Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini dirancang secara terstruktur untuk mengakomodasi capaian perkembangan peserta didik berdasarkan tingkatan fase, dengan menitikberatkan pada pengembangan kreativitas, kepedulian lingkungan, serta pemahaman sains aplikatif.
Koordinator Pelaksana Kegiatan Kokurikuler MIN 3 Bantul, Diana Fitri Umami, memaparkan bahwa diferensiasi kegiatan per fase bertujuan mengoptimalkan stimulasi kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik melalui pendekatan project-based learning (pembelajaran berbasis proyek). Pembagian tema kokurikuler ini terdistribusi ke dalam tiga fokus utama:
1. Fase A: Eksplorasi Seni Ramah Lingkungan Melalui Teknik Ecoprint
Peserta didik pada tingkatan Fase A diajak untuk mengenali potensi bahan alam sekitar melalui pembuatan taplak meja menggunakan teknik ecoprint. Dengan memanfaatkan dedaunan dan bunga sebagai pewarna serta pencetak motif alami, siswa diperkenalkan pada konsep apresiasi estetika sekaligus pemahaman awal mengenai keanekaragaman flora di lingkungan madrasah.
2. Fase B: Revitalisasi Limbah Anorganik Menjadi Karya Wayang Kreasi
Pada tingkatan Fase B, fokus pembelajaran diarahkan pada penanaman kesadaran ekologis dan pelestarian budaya lokal. Peserta didik mengolah berbagai benda bekas tak terpakai menjadi figur wayang kreatif. Aktivitas ini tidak hanya mengasah daya imajinasi dan keterampilan motorik halus, tetapi juga mengedukasi peserta didik mengenai prinsip reuse (penggunaan kembali limbah padat) secara fungsional dan bernilai seni tinggi.
3. Fase C: Aplikasi Prinsip Sains Dasar dalam Pembuatan Filter Air Sederhana
Sementara itu, peserta didik Fase C mengaplikasikan pemikiran komputasi dan metodologi ilmiah dasar dengan merancang alat penyaring (filtrasi) air sederhana berbahan botol plastik bekas. Menggunakan kombinasi media filtrasi mekanis, kegiatan ini memberikan pemahaman aplikatif mengenai sanitasi air, pemecahan masalah lingkungan (problem solving), serta pentingnya konservasi sumber daya alam.
Membangun Karakter dan Keterampilan Abad ke-21
Diana Fitri Umami menegaskan bahwa keseluruhan rangkaian proyek kokurikuler ini merupakan wujud nyata transformasi kurikulum yang berorientasi pada pembentukan profil pelajar yang berdaya nawa (berkarakter), inovatif, dan berwawasan lingkungan hidup.
Melalui kegiatan ini, MIN 3 Bantul terus berkomitmen menciptakan ekosistem madrasah yang mendukung pembelajaran aktif (active learning), kontekstual, dan selaras dengan tantangan keberlanjutan masa depan. (Agassa)