Lompat ke isi utama
MAN 4 Bantul

Ukur Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta, Murid MAN 4 Bantul Ikuti Survei Nasional SAHABAT KBC

Dikirim oleh Fidela alma pada 21 October 2026

Bantul (MAN 4 Bantul) – Murid MAN 4 Bantul berpartisipasi dalam pengisian Survei Nasional SAHABAT KBC (Sistem Analisis Humanis Berbasis Transparansi) pada Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Laboratorium Komputer MAN 4 Bantul ini bertujuan mendukung pemetaan dan evaluasi penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digagas Kementerian Agama RI.

 

Survei Nasional SAHABAT KBC menjadi salah satu upaya untuk mengukur penerapan nilai-nilai humanis, transparansi, serta iklim pembelajaran yang berlandaskan kasih sayang di lingkungan madrasah. Evaluasi nasional ini dilaksanakan dalam tiga gelombang sepanjang Oktober 2026, dengan instrumen sebanyak 60 soal untuk guru dan 35 soal untuk murid.

 

Pelaksanaan survei di MAN 4 Bantul berlangsung tertib dan lancar. Para murid yang ditunjuk menggunakan fasilitas komputer madrasah untuk mengisi instrumen survei secara objektif dan transparan. Hasil pengisian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam proses pembelajaran dan kehidupan sehari-hari di madrasah.

 

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MAN 4 Bantul, Rusli Farida, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam survei ini menjadi bagian penting dari evaluasi penerapan KBC sekaligus upaya mewujudkan lingkungan belajar yang ramah, humanis, dan penuh empati.

 

“Pelaksanaan Survei Nasional SAHABAT KBC ini sangat penting sebagai tolok ukur objektif dalam mengevaluasi keterlaksanaan Kurikulum Berbasis Cinta di MAN 4 Bantul. Melalui 35 butir instrumen yang diisi oleh para murid, kita dapat memperoleh gambaran nyata mengenai suasana belajar, hubungan humanis antara guru dan murid, serta transparansi layanan pendidikan di madrasah. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan iklim pembelajaran yang berlandaskan kasih sayang, rasa aman, dan sikap saling menghargai demi mencetak generasi yang cerdas secara akademis sekaligus mulia dalam karakter,” ungkap Rusli Farida.

 

Melalui partisipasi dalam survei ini, MAN 4 Bantul menunjukkan dukungannya terhadap penyempurnaan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong terwujudnya pendidikan madrasah yang semakin berkualitas, humanis, dan berdaya saing. (lel/ica)-al