Lompat ke isi utama
x
MTsN 6 Bantul

Susun Arah Pembangunan 4 Tahun, Tim Sarpras MTsN 6 Bantul Matangkan RKJM Berbasis Data

Dikirim oleh Sugiyono pada 4 February 2026

Bantul ( MTsN 6 Bantul ) - Komitmen peningkatan mutu layanan pendidikan terus diperkuat oleh Tim Sarana dan Prasarana melalui penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) dalam kegiatan Rapat Penyusunan Rencana Kerja Madrasah (RKM) yang digelar pada Jumat–Sabtu, 30–31 Januari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Homestay Mbah Mul Dlingo, dalam suasana yang kondusif dan penuh semangat kolaborasi.

Dalam forum strategis ini, Tim Sarana dan Prasarana MTsN 6 Bantul tidak hanya menyusun program kerja, tetapi juga merancang rencana anggaran bidang sarana dan prasarana untuk empat tahun ke depan. Penyusunan dilakukan secara sistematis dengan mengacu pada Evaluasi Diri Madrasah (EDM), Rapor Pendidikan, serta selaras dengan visi dan misi madrasah. Pendekatan berbasis data ini diharapkan mampu menghasilkan perencanaan yang lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan kepada peserta didik.

Selama proses perumusan, setiap anggota tim aktif memberikan masukan terkait kebutuhan prioritas, pengembangan fasilitas pendukung kegiatan siswa, serta strategi pembiayaan yang efektif dan berkelanjutan. Diskusi berjalan dinamis dengan tetap berorientasi pada tujuan jangka panjang madrasah.

Setelah seluruh rangkaian penyusunan selesai, Ketua Tim Sarana dan Prasarana, Joko Setiawan, memaparkan hasil rancangan RKJM di hadapan peserta rapat. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa dokumen ini bukan sekadar rencana administratif, melainkan peta jalan pengembangan sarana pendukung pembelajaran dan kegiatan kesiswaan yang lebih terarah.

“RKJM ini disusun berdasarkan kebutuhan nyata madrasah dan proyeksi perkembangan ke depan. Harapannya, seluruh program yang direncanakan dapat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inspiratif bagi siswa,” ujarnya.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, memberikan apresiasi atas kerja kolaboratif tim dalam menyusun dokumen perencanaan tersebut. Ia menegaskan bahwa RKJM memiliki peran penting sebagai fondasi arah pengembangan madrasah.
“Kegiatan ini menunjukkan keseriusan madrasah dalam merencanakan pembangunan secara terarah dan berkelanjutan. RKJM yang disusun berbasis data seperti EDM dan Rapor Pendidikan akan membantu madrasah mengambil keputusan yang tepat, khususnya dalam peningkatan sarana dan prasarana yang mendukung proses pembelajaran,” ungkapnya.

Dengan tersusunnya RKJM ini, madrasah memiliki landasan perencanaan jangka menengah yang lebih matang, terukur, dan selaras dengan kebijakan peningkatan mutu pendidikan. Dokumen tersebut selanjutnya akan menjadi acuan utama dalam penyusunan program tahunan serta pengelolaan anggaran madrasah secara berkelanjutan.(jks/ewh)