Siswa MTsN 9 Bantul Ikuti Pelatihan Kerajinan Daur ulang Sampah Membuat Sabun Cair Ecolime
Bantul (MTsN 9 Bantul)—Siswa MTs Negeri 9 Bantul mengikuti pelatihan kerajinan daur ulang sampah dengan membuat sabun cair ecolime pada acara Bantul creative expo tahun 2025 bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Bantul ke-194 pada hari Senin (28/07/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kreatif (Rumah Kaca) Pasar Seni Gabusan, Sewon, Bantul.
Pelatihan kerajinan daur ulang sampah ini diisi oleh Mirna Dewi selaku Direktur Bank Sampah “Becik Resik” Bambanglipuro, Bantul. Ia menyampaikan dan mengajak audiens untuk menyayangi bumi dengan cara mulai memilah sampah berdasarkan jenisnya. Ia juga menuturkan bahwasanya sampah-sampah ini dapat menghasilkan rupiah. Sampah yang biasanya tak ternilai, di tangan Mirna dapat dibuat berbagai barang, mulai dari lilin dan sabun dari minyak jelantah, bunga dari plastik kresek, tas dari kemasan makanan, pupuk cair organik, pot dari kain dan popok, hingga ecoenzym.
Kesempatan kali ini, Mirna memberikan pelatihan berupa pembuatan sabun cari dari ecoenzym dan lemon, produknya diberi nama ecolime. Bahan-bahan yang digunakan adalah texafon, NaCl, betain, air lemon, ecoenzym, pewarna makanan, dan air putih. Bahan yang dicampurkan pertama adalah texafon dan NaCl. Kemudian, dituangkan air putih, air perasan lemon, pewarna makan, dan yang terahir adalah betain sebagai pengental sabun cair. Dalam pembuatannya, siswa MTsN 9 Bantul juga turut andil membuat sabun cair tersebut hingga proses pembuatanya selesai.
“Saya sangat senang sekali bisa mengikuti kegiatan pembuatan sabun cair dari ecoenzym ini. Selain seru, kegiatan ini juga bisa mengurangi sampah yang ada dengan dibuat ecoenzym baru, kemudian dibuat sabun cair,” ucap Shafa. (fth)