Lompat ke isi utama
x
MIN 2 Bantul

Simulasi Mitigasi Bencana di MIN 2 Bantul dalam Rangka MATSAMA: Bentuk Edukasi dan Kesiapsiagaan Sejak Dini

Dikirim oleh Sugiyono pada 17 July 2025

Bantul (MIN 2 Bantul) – Dalam rangka Masa Taaruf Siswa Madrasah (MATSAMA), MIN 2 Bantul menggelar simulasi mitigasi bencana gempa bumi dan kebakaran. Kegiatan ini berlangsung meriah dan edukatif, serta diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan pegawai MIN 2 Bantul. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan dasar tentang tanggap darurat sejak dini.

Simulasi tersebut turut dihadiri oleh Lurah Kebon Agung, Marjiyem, bersama tim dari Kelurahan Kebon Agung, anggota FPRB (Forum Pengurangan Risiko Bencana), Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Para tamu undangan ini memberikan pengarahan sekaligus pendampingan langsung dalam pelaksanaan simulasi pada Rabu, (16/7) dan dilaksanakan di halaman madrasah.

Dalam sambutannya, Kepala MIN 2 Bantul, Yuhrotul Mardhiyah, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas antusiasme para siswa serta dukungan dari seluruh pihak yang terlibat. Beliau menegaskan pentingnya kegiatan ini, mengingat lokasi madrasah yang berada di dekat area persawahan dan pepohonan, sehingga memiliki potensi risiko terhadap bencana alam seperti gempa bumi dan kebakaran.

"Melalui simulasi ini, kami berharap siswa dan seluruh warga madrasah lebih waspada, terlatih, dan tidak panik ketika terjadi kondisi darurat. Ini bagian dari pendidikan karakter dan kecakapan hidup yang kami tanamkan sejak dini,” ungkapnya.

MIN 2 Bantul

Sementara itu, Marjiyem, selaku Lurah Kebon Agung, juga menyampaikan pentingnya simulasi sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan seluruh warga madrasah terhadap risiko bencana. "Simulasi ini sangat penting untuk membentuk refleks tanggap darurat dan menjadi bagian dari budaya sadar bencana," tegasnya.

Dalam kegiatan ini, siswa mengikuti tahapan evakuasi saat gempa bumi dan kebakaran secara langsung, mulai dari berlindung di bawah meja, evakuasi keluar ruangan menuju titik kumpul, hingga praktik pemadaman api dengan alat pemadam ringan.

Dengan adanya simulasi ini, diharapkan seluruh siswa dan tenaga pendidik memiliki pengalaman dan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan jika bencana sungguhan terjadi. MIN 2 Bantul berkomitmen untuk menjadikan madrasah sebagai tempat yang aman, tangguh, dan responsif terhadap segala bentuk potensi risiko bencana. (Hud)