RA Cendekia Jetis Adakan Uji Publik Kurikulum
Bantul (RA Cendekia Jetis) - Memasuki tahun ajaran 2025/2026, RA Cendekia Jetis Bantul melaksanakan Uji Publik Kurikulum pada Kamis (24/07/2025) bertempat di Aula RA Cendekia Jetis. Kegiatan dihadiri oleh pengurus yayasan, komite, kepala madrasah, guru dan karyawan, perwakilan orang tua murid, dan dukuh setempat.
Naryanto Adi Saputra, wakil Yayasan Pendidikan Sosial Cendekia memberikan apresiasi atas terselenggaranya uji publik ini. Di samping itu, Ririn Anggraini, Kepala RA Cendekia Jetis menyampaikan draf kurikulim. Sebelumnya disampaikan muqodimah bahwa uji publik ini penting dilaksanakan. Disampaikan juga jumlah siswa tahun ini mengalami peningkatan yakni ada tiga kelas kelompok A dan tiga kelas kelompok B dengan jumlah siswa 113 orang. Kemudian ia menyampaikan draf kurikulum secara rinci dan lengkap dilanjutkan tanggapan dari peserta uji publik dan tanya jawab interaktif.
Muslikh, selaku dukuh setempat memberikan tanggapan bahwa draf kurikulum yang disusun sudah baik dan lengkap. Ia percaya pada ustazah dalam menyusun, karena pasti sudah melalui pertimbangan yang matang dan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.
Devi, perwakilan siswa kelas B menanyakan terkait cara menghadapi tindakan bulliying di madrasah. Yunita, wali kelas TK A menanyakaan gambaran dan pola pembelajaran di RA ini. Ia menanyakan Calistung di RA apakah bisa dilaksanakan dengan ekstrakurikuler. Lebih lanjut, Yunita mengusulkan adanya buku penghubung agar ada kesamaan pembelajaaran di madrasah dan di rumah.
Kepala madrasah memberikan tanggapan bahwa di madrasah ini juga diberi pembelajaran anti-bulliying melalui lagu karena masih tahap bermain sambil belajar. Harapannya anak hafal dan bisa menjaga dirinya sendiri. "Selagi belum ada buku penghubung, bisa disampaikaan melalui grup kelasnya masing-masing," ucapnya.
Rini Astuti, selaku pengawas juga ikut memberi tanggapaan atas masukan dari peserta uji publik. "Calistung di jenjang RA itu belum pas diterapkan. Yang ada baru pengenalan huruf dan angka melalui Lospaat atau media konkrit yang ada di sekitar," jawabnya.
Rini juga mengusulkan ada ekstrakurikuler English Kids untuk mengenalkan implementasi English anak sejak dini. "Sebagai pendamping madrasah mengucapkan selamat kepada keluarga besar RA Cendekia Jetis yang telah mengagendakan acara tersebut. Kepada semua peserta diucapkan terima kasih yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Juga berterima kasih para peserta yang telah memberi masukan demi perbaikan lembaga ini," tuturnya.
Selanjutnya, Rini juga memberikan beberapa masukan dan saran demi sempurnanya kurikulum yang disusun. Harapannya setelah uji publik ini kurikulum segera di revisi sesuai regulasi yang baru juga disesuaikan dengan masukan peserta yang hadir dan dilengkapi dengan lampiran-lampirannya. Kemudian setelah lengkap baru dimintakan pengesahan kepala kantor Kemenag Bantul. (Rini)