Lompat ke isi utama
pustakawan

Pokja Pustakawan Kemenag Bantul Gelar Rakor dan Pembinaan: Perkuat Sinergi dan Mantapkan Program Kerja 2026

Dikirim oleh liana pada 14 July 2026

BANTUL – Guna mengakselerasi mutu layanan perpustakaan sekaligus mempererat sinergi antar-pengelola informasi, Kelompok Kerja (Pokja) Pustakawan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bantul kembali menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Pembinaan Terpadu. Forum strategis ini dilangsungkan pada Senin (13/7/2026), bertempat di Ruang Rapat Subbagian Tata Usaha (Sub Bag TU) Kemenag Bantul.

Kegiatan yang dihadiri secara antusias oleh para pustakawan di lingkungan Kemenag Bantul ini dirancang sebagai wadah konsolidasi profesional. Solidaritas anggota yang hadir menegaskan komitmen bersama dalam memajukan literasi madrasah. Terdapat tiga pilar pembahasan utama yang menjadi fokus gerak Pokja dalam pertemuan kali ini, meliputi:

Refleksi dan Evaluasi Kinerja
Sesi pembuka dititikberatkan pada pengukuran dan evaluasi performa pustakawan. Proses ini tidak hanya bersifat administratif, melainkan menjadi ruang refleksi bersama untuk mengidentifikasi kendala di lapangan, meninjau capaian pelayanan, serta merumuskan solusi komprehensif demi meningkatkan indeks kepuasan pemustaka di masing-masing madrasah.

Pemaparan Program Kerja 2026
Memasuki agenda kedua, para peserta diajak untuk membedah rancangan program kerja untuk tahun 2026. Dalam sesi presentasi ini, setiap gagasan dituntut untuk adaptif terhadap perkembangan literasi digital dan selaras dengan visi pendidikan Kementerian Agama. Hal ini bertujuan agar perpustakaan madrasah tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi bertransformasi menjadi pusat sumber belajar yang inklusif dan inovatif.

Dinamika dan Pengembangan Keanggotaan Pokja
Agenda pamungkas menyoroti aspek struktural, yakni perkembangan keanggotaan internal Pokja Pustakawan. Diskusi berfokus pada penambahan anggota, pemetaan kompetensi, serta strategi pembinaan bagi para tenaga perpustakaan. Penguatan internal ini dinilai esensial agar organisasi tetap solid dan mampu menjadi pendorong utama kemajuan literasi di Kabupaten Bantul.

Partisipasi aktif dan dinamika diskusi yang terbangun dalam rakor ini merupakan wujud nyata eksistensi Pokja Pustakawan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia pengelola perpustakaan. Pokja terus berupaya memposisikan diri bukan sekadar sebagai forum koordinasi, melainkan sebagai motor penggerak utama inovasi layanan kepustakaan.

Melalui pembinaan yang berkesinambungan ini, diharapkan seluruh anggota Pokja Pustakawan di bawah naungan Kemenag Bantul dapat terus berinovasi, bekerja secara profesional, dan memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan ekosistem literasi madrasah di masa mendatang. (Ikhsan)