Lompat ke isi utama
Kankemenag Bantul

“Belajar Sampai Modyar", Kerja Keras Peserta Berbuah Percaya Diri pada Final Test Pelatihan Kecakapan IT PPPK di MAN 2 Bantul

Dikirim oleh Fidela alma pada 15 July 2026

Bantul (Kemenag Bantul) – Keseriusan peserta selama mengikuti Pelatihan Kecakapan Penggunaan IT PPPK akhirnya terbayar pada pelaksanaan Final Test Praktik di MAN 2 Bantul, Rabu (15/07/2026). Setelah sebelas hari mengikuti pembelajaran, peserta tampak percaya diri menyelesaikan ujian secara mandiri. Bahkan, beberapa peserta mengaku soal yang diujikan sesuai dengan materi yang telah dipelajari selama pelatihan.

 

Pelaksanaan final test di MAN 2 Bantul dibagi ke dalam dua laboratorium komputer. Laboratorium 1 diikuti oleh 25 peserta, dengan 24 peserta hadir dan satu peserta berhalangan mengikuti ujian karena sakit. Kegiatan dibuka oleh Selvia Febriani, Analis Hukum Ahli Pertama Kankemenag Bantul.

 

Kankemenag Bantul

 

Sementara itu, Laboratorium 2 diikuti oleh 26 peserta yang seluruhnya hadir. Pembukaan ujian dilakukan oleh Muhammad Sulkhan Alfiansyah, Pranata Komputer Ahli Pertama Kankemenag Bantul.

 

Di kedua laboratorium, peserta mengerjakan ujian praktik secara mandiri tanpa bantuan mentor maupun pendamping. Seluruh proses berlangsung tertib, lancar, dan kondusif tanpa kendala teknis. Para peserta mampu menyelesaikan seluruh rangkaian ujian tepat waktu, bahkan seluruhnya telah menyelesaikan pekerjaan sebelum pukul 12.00 WIB.

 

Final Test Praktik dirancang untuk mengukur penguasaan peserta terhadap materi yang telah dipelajari selama pelatihan. Berbagai kompetensi yang sebelumnya diperoleh, mulai dari aplikasi perkantoran hingga aplikasi pendukung lainnya, diterapkan secara langsung melalui soal-soal praktik yang harus diselesaikan secara mandiri.

 

Salah seorang peserta, Mustangin, mengungkapkan bahwa perjuangan mengikuti pelatihan selama beberapa hari terakhir terasa sepadan dengan pelaksanaan ujian yang dihadapinya.

 

"Belajarnya sampai modyar," ujarnya sambil tersenyum, menggambarkan kesungguhan peserta mengikuti setiap materi selama pelatihan.

 

Ia menambahkan bahwa soal-soal yang diujikan sesuai dengan materi yang telah diajarkan oleh para mentor sehingga peserta dapat mengerjakan ujian dengan lebih percaya diri.


Kankemenag Bantul

 

Testimoni tersebut menjadi gambaran bahwa proses pembelajaran yang dilaksanakan secara bertahap berhasil membekali peserta dengan kompetensi yang dibutuhkan. Pendampingan intensif selama pelatihan tidak hanya membantu peserta memahami materi, tetapi juga menumbuhkan keyakinan untuk mengerjakan ujian secara mandiri.

 

Melalui Final Test Praktik ini, Kankemenag Bantul berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan keterampilan digital yang telah diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Pelatihan yang diawali dari pengenalan dasar teknologi hingga diakhiri dengan ujian praktik menjadi bukti komitmen Kankemenag Bantul dalam meningkatkan kompetensi digital aparatur secara berkelanjutan. (al)