Pesparawi Daerah ke-4 Kabupaten Bantul 2026 Digelar, Perkuat Iman dan Kebersamaan Umat
Bantul (Kankemenag) — Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Bantul menyelenggarakan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Daerah ke-4 Kabupaten Bantul Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Waroeng Omah Sawah, Sewon, pada Jumat hingga Sabtu (24–25/04/2026).
Ketua LPPD Kabupaten Bantul, Eko Kristianto, dalam laporannya menyampaikan bahwa Pesparawi tahun ini mempertandingkan berbagai cabang lomba. Di antaranya Cerdas Cermat Agama (CCA) jenjang SD dan SMP, vokal solo putri, vokal solo putra, vokal grup, serta paduan suara.
“Pesparawi ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pengembangan bakat seni rohani bagi peserta, khususnya generasi muda. Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan talenta-talenta terbaik yang nantinya dapat mewakili Bantul ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Eko.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Muntolib, turut hadir dan memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan harapannya agar Kabupaten Bantul mampu meraih prestasi hingga tingkat nasional pada ajang Pesparawi yang akan datang.
“Mudah-mudahan Bantul dapat meraih prestasi terbaik hingga tingkat nasional yang rencananya akan diselenggarakan di Papua. Ini tentu membutuhkan kerja sama dan pembinaan yang berkelanjutan,” ungkap Muntolib.
Lebih lanjut, Muntolib menegaskan bahwa Pesparawi tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, melainkan harus mampu menjadi sarana syiar dan penguatan nilai-nilai keagamaan.
“Pesparawi ini jangan hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi harus menjadi syiar bagi umat Kristiani. Penyuluh, pengawas, dan guru harus terintegrasi serta terus berkolaborasi dalam melakukan pembinaan,” tambahnya.
Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, yang ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya kegiatan. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kabag Kesra Setda Kabupaten Bantul, Pambudi Arifin Rakhman.
Dalam sambutannya, Aris Suharyanta memberikan apresiasi atas terselenggaranya Pesparawi Daerah ke-4 ini. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam pembinaan umat sekaligus memperkuat kerukunan.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan Pesparawi ini sebagai wadah yang sangat positif. Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan iman, penguatan spiritualitas, serta mempererat tali persaudaraan antarumat beragama,” ujar Aris.
Pesparawi Daerah Kabupaten Bantul diharapkan mampu menjadi momentum strategis dalam meningkatkan kualitas seni paduan suara gerejawi, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat Bantul. (Dnd)