Perkuat Sinergi Dunia Pendidikan dan Industri, MAN 2 Bantul Jalin MoU dengan Richesse Factory
Bantul (12/2/2026) – Komitmen memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri kembali ditegaskan oleh MAN 2 Bantul melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Richesse Factory pada Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula MAN 2 Bantul tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) serta penguatan kompetensi siswa berbasis kebutuhan industri.
Acara penandatanganan MoU berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaboratif. Dari pihak MAN 2 Bantul, penandatanganan diwakili oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Fitria Endang Susana. Sementara itu, pihak Richesse Factory diwakili oleh Hendra selaku perwakilan manajemen perusahaan. Kehadiran kedua belah pihak menjadi simbol sinergi nyata antara madrasah dan dunia usaha dalam mempersiapkan generasi yang unggul dan siap kerja.
Dalam sambutannya, Fitria Endang Susana menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen MAN 2 Bantul sebagai madrasah plus keterampilan yang terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik. Ia menegaskan bahwa PKL bukan sekadar program rutin, melainkan wahana pembelajaran kontekstual yang memberikan pengalaman langsung di dunia kerja.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap siswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktik, tetapi juga memahami budaya kerja industri, disiplin, tanggung jawab, serta standar operasional yang berlaku. Ini menjadi bekal penting bagi mereka setelah lulus nanti, baik untuk melanjutkan studi maupun langsung terjun ke dunia kerja,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa MoU ini mencakup berbagai aspek kerja sama, mulai dari pelaksanaan PKL, sinkronisasi kurikulum dengan kebutuhan industri, peluang kunjungan industri, hingga kemungkinan rekrutmen bagi siswa yang memiliki kompetensi unggul. Dengan demikian, hubungan yang terjalin tidak berhenti pada satu program, melainkan berkembang menjadi kemitraan berkelanjutan.
Sementara itu, Hendra selaku perwakilan Richesse Factory menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan komitmen MAN 2 Bantul dalam membangun kemitraan dengan industri. Ia menilai bahwa sinergi antara lembaga pendidikan dan perusahaan sangat penting untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kami menyambut baik kerja sama ini. Dunia industri membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan teknis dan soft skills yang baik. Melalui program PKL, siswa dapat mengenal secara langsung proses produksi, manajemen kualitas, serta dinamika kerja di perusahaan,” ungkapnya.
Menurutnya, keterlibatan siswa dalam lingkungan industri sejak dini akan membantu mereka memahami standar profesionalisme, keselamatan kerja, serta pentingnya kerja tim. Hal tersebut menjadi nilai tambah yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas. Kegiatan penandatanganan MoU ini juga menjadi momentum penting bagi MAN 2 Bantul dalam memperkuat identitasnya sebagai madrasah yang adaptif terhadap perkembangan industri dan kebutuhan pasar kerja. Sebagai lembaga pendidikan yang terus bertransformasi, MAN 2 Bantul berupaya memastikan bahwa kurikulum yang diterapkan relevan dengan dunia nyata.
Program PKL sendiri merupakan bagian integral dari pembelajaran berbasis keterampilan yang diterapkan di madrasah. Siswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga diarahkan untuk menguasai kompetensi praktis sesuai dengan bidang yang diminati. Dengan adanya kerja sama ini, siswa diharapkan dapat merasakan pengalaman belajar yang lebih autentik dan bermakna.
Selain itu, kerja sama ini diharapkan mampu membuka peluang komunikasi yang lebih intens antara guru dan pihak industri dalam menyelaraskan materi pembelajaran. Masukan dari pihak Richesse Factory dapat menjadi referensi dalam pengembangan kurikulum, sehingga lulusan MAN 2 Bantul memiliki daya saing yang tinggi.
Suasana acara berlangsung hangat dan penuh optimisme. Setelah penandatanganan MoU, kedua belah pihak melakukan sesi diskusi singkat terkait teknis pelaksanaan PKL dan rencana tindak lanjut kerja sama. Dokumentasi kegiatan dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjalankan kesepakatan secara profesional dan berkelanjutan. Dengan terjalinnya MoU ini, MAN 2 Bantul kembali menunjukkan keseriusannya dalam menjembatani dunia pendidikan dan dunia industri. Sinergi ini bukan hanya tentang program PKL, tetapi juga tentang membangun masa depan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan global.
Kerja sama antara MAN 2 Bantul dan Richesse Factory diharapkan menjadi model kemitraan yang produktif dan inspiratif. Melalui kolaborasi yang solid, madrasah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter, keterampilan, dan profesionalisme siswa sebagai calon pemimpin masa depan.
/fitria