Lompat ke isi utama
x
MAN 2 Bantul

Perkuat Literasi Digital Warga Madrasah, MAN 2 Bantul Gelar Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif

Dikirim oleh eka putri pada 11 February 2026

Bantul (MAN 2 Bantul) — Dalam rangka meningkatkan literasi digital serta memperkuat peran publikasi di lingkungan pendidikan, MAN 2 Bantul menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif bagi guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 6 Januari 2026, bertempat di Aula MAN 2 Bantul, dan diikuti oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan MAN 2 Bantul.

Pelatihan ini menjadi salah satu upaya strategis madrasah untuk menjawab tantangan komunikasi di era digital, sekaligus memperkuat citra positif madrasah melalui penyampaian informasi yang edukatif, akurat, dan menarik kepada masyarakat luas. Di tengah pesatnya perkembangan media sosial dan platform digital, kemampuan membuat konten menjadi keterampilan penting yang perlu dimiliki oleh seluruh warga madrasah.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Fitria Endang Susana, Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa literasi digital bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendasar bagi pendidik dan tenaga kependidikan. “Madrasah memiliki banyak aktivitas positif dan inspiratif. Akan sangat disayangkan jika kegiatan-kegiatan tersebut tidak terdokumentasi dan dipublikasikan dengan baik. Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan memiliki kesadaran serta kemampuan dasar untuk membuat konten yang informatif dan bernilai edukasi,” ungkap Fitria Endang Susana. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penguatan literasi digital sejalan dengan upaya madrasah dalam membangun budaya kerja yang adaptif, kolaboratif, dan terbuka terhadap perkembangan teknologi. Konten yang dihasilkan diharapkan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai madrasah, etika komunikasi, dan tanggung jawab informasi.

Pelatihan ini menghadirkan Janik Munandari sebagai narasumber utama. Dalam sesi pemaparannya, Janik menyampaikan berbagai materi terkait dasar-dasar pembuatan konten, mulai dari penyusunan ide dan narasi, teknik penulisan sederhana untuk publikasi, hingga pemanfaatan foto dan video sebagai media pendukung informasi. Ia juga menekankan pentingnya konsistensi, kejelasan pesan, serta kepekaan terhadap audiens dalam setiap konten yang dibuat. Menurutnya, konten madrasah memiliki keunikan tersendiri karena sarat dengan nilai pendidikan dan keteladanan.

“Setiap kegiatan di madrasah sebenarnya sudah memiliki cerita. Tugas kita adalah menyusunnya menjadi konten yang mudah dipahami, jujur, dan menarik, tanpa menghilangkan substansi pendidikannya,” jelas Janik Munandari. Pelaksanaan pelatihan ini turut didampingi oleh Tim Humas MAN 2 Bantul, yang selama ini aktif mengelola publikasi dan informasi madrasah. Tim humas yang terlibat dalam pendampingan antara lain Nurhayati, Ken Ayu Kartikaningrum, Menara Lintang Was, Irani Trisnanda, dan Wahyu Nur. Kehadiran tim humas memberikan penguatan teknis sekaligus pendampingan langsung kepada peserta selama kegiatan berlangsung.

Dalam sesi diskusi dan praktik, peserta diajak untuk memahami peran masing-masing dalam mendukung publikasi madrasah. Tidak hanya tim humas, seluruh guru dan tenaga kependidikan didorong untuk berkontribusi dalam menyampaikan informasi positif melalui dokumentasi kegiatan, penulisan narasi singkat, maupun penyediaan bahan konten yang layak publikasi. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama pelatihan, baik saat pemaparan materi maupun diskusi interaktif. Peserta juga mendapatkan wawasan baru mengenai pentingnya etika digital, akurasi informasi, serta kerja sama lintas bidang dalam menghasilkan konten yang berkualitas.

Melalui kegiatan ini, MAN 2 Bantul berharap dapat membangun ekosistem literasi digital yang kuat di lingkungan madrasah. Publikasi tidak lagi dipandang sebagai tugas tambahan, melainkan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menyampaikan kinerja dan prestasi madrasah kepada masyarakat. Pelatihan pembuatan konten kreatif ini menjadi salah satu langkah nyata MAN 2 Bantul dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang komunikasi dan informasi. Ke depan, madrasah berkomitmen untuk terus mengembangkan kompetensi digital warga madrasah sebagai bagian dari transformasi pendidikan yang adaptif dan berdaya saing./fitria