Pengawas MTs Dampingi Peningkatan Kompetensi Supervisi Akademik Kepala Madrasah
Bantul (Kankemenag) — Pengawas Madrasah Tsanawiyah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul melaksanakan pendampingan kegiatan peningkatan kompetensi kepala madrasah se-Kabupaten Bantul. Kegiatan ini berbentuk workshop dan berlangsung di Aula Perpustakaan MTsN9 Bantul, diikuti oleh 25 kepala madrasah tsanawiyah, Rabu (23/07/2025).
Kegiatan dibuka dengan pembinaan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Ahmad Shidqi. Dalam arahannya, ia memberikan apresiasi terhadap berbagai prestasi yang telah diraih oleh siswa-siswi madrasah. Namun demikian, ia menekankan pentingnya peningkatan prestasi kelembagaan. “Prestasi individu memang membanggakan, namun kita perlu mendorong madrasah untuk meraih prestasi kelembagaan, seperti menjadi madrasah adiwiyata, madrasah ramah anak, dan madrasah berzona integritas. Jika itu tercapai, maka seluruh warga madrasah tersebut akan terbentuk menjadi insan yang berintegritas,” ungkap Ahmad Shidqi.
Sesi utama workshop difokuskan pada peningkatan kompetensi supervisi akademik kepala madrasah. Tim pengawas MTs Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul memfasilitasi kegiatan ini. Dalam paparannya, Etyk Nurhayati, salah satu pengawas madrasah menyampaikan pentingnya peran kepala madrasah dalam melaksanakan supervisi akademik secara rutin. “Supervisi akademik merupakan bagian dari kompetensi inti kepala madrasah yang wajib dilaksanakan setiap semester. Melalui supervisi ini, kepala madrasah dapat membantu guru dalam mengembangkan kemampuan profesionalnya agar tercapai tujuan pembelajaran yang optimal,” jelas Etyk.
Lebih lanjut, Etyk menegaskan pentingnya tindak lanjut dalam supervisi akademik. Tanpa tindak lanjut yang jelas dan terencana, tujuan peningkatan mutu pembelajaran tidak akan tercapai secara maksimal.
Kegiatan juga diisi dengan motivasi dari pengawas lainnya, yakni Miftakhul Bahri dan Ening Soleh Yuni Astuti. Keduanya menekankan pentingnya pelaksanaan supervisi akademik yang terstruktur dan berkelanjutan setiap semester.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan akademik para kepala madrasah, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan mutu pembelajaran dan prestasi madrasah secara kelembagaan. (etyk)