Lompat ke isi utama
KUA Pundong

KUA Pundong dan SMPN 1 Pundong Laksanakan Kegiatan Lanjutan Praktik Bimbingan Manasik Umrah dan Haji

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 29 Mei 2026

Bantul (KUA Pundong) - Kantor Urusan Agama (KUA) Pundong bekerja sama dengan SMPN 1 Pundong Bantul melaksanakan kegiatan lanjutan praktik Bimbingan Manasik Umrah dan Haji sebagai bagian dari ikhtiar edukatif dalam menanamkan nilai-nilai spiritualitas, kedisiplinan ibadah, serta penguatan karakter religius peserta didik. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh antusiasme dan melibatkan seluruh elemen pendidik serta tim pembimbing manasik dari KUA Pundong, Jumat (29/05/2026).

 

Kegiatan ini merupakan implementasi sinergitas kelembagaan antara KUA Pundong dengan SMPN 1 Pundong dalam membangun pendidikan keagamaan yang aplikatif, kontekstual, dan transformatif. Melalui praktik manasik ini, para siswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai tata cara ibadah umrah dan haji, melainkan juga mengalami secara langsung simulasi pelaksanaan rangkaian ibadah yang sarat dengan nilai ketauhidan, kesabaran, kedisiplinan, dan ukhuwah Islamiyah.

 

Tim Manasik KUA Pundong dipimpin langsung oleh Kepala KUA Pundong, Muhammad Hanafi, dengan koordinator kegiatan Zusniyati Muazah. Turut memberikan bimbingan dalam seluruh rangkaian kegiatan para Penyuluh Agama Islam KUA Pundong, yaitu Diana Muthi’ah, Siti Aisyah, Mujiarto, Ahmad Fauzi, Zaki Amrullah, Asrofi, dan Mustofa. Kehadiran para penyuluh agama tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan pendampingan teknis sekaligus penguatan nilai-nilai spiritual kepada peserta didik selama praktik berlangsung.

 

Sementara itu, dari pihak SMPN 1 Pundong, kegiatan mendapat dukungan penuh dari Kepala Sekolah, Eddy Santoso bersama jajaran pendidik dan tenaga kependidikan, yakni Wiwin Yulianta selaku Kaur Kesiswaan, Nur Hidayatun selaku Guru Pendidikan Agama Islam, Muhammad Agung Nugroho selaku Guru Pendidikan Agama Islam, Listiani Nur Indah Sari selaku Guru Pendidikan Agama Islam, serta para tenaga kependidikan Tri Rahayu, Vf Herman Guntoro, C. Supriyanti, dan F. Westi Mardiningsih.

 

Dalam sambutannya, Kepala KUA Pundong menegaskan bahwa kegiatan manasik bagi pelajar memiliki dimensi strategis dalam membangun kesadaran keagamaan generasi muda sejak usia dini. Menurutnya, pendidikan agama tidak cukup berhenti pada tataran kognitif semata, melainkan harus diwujudkan dalam bentuk praktik nyata agar peserta didik mampu memahami makna ibadah secara komprehensif dan implementatif.

 

Senada dengan hal tersebut, pihak SMPN 1 Pundong menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terbangun dengan KUA Pundong. Program ini dinilai menjadi inovasi pendidikan karakter berbasis religiusitas yang mampu memperkuat pembentukan akhlakul karimah, kedisiplinan, serta sikap tanggung jawab siswa dalam kehidupan sehari-hari.

 

Pelaksanaan praktik manasik umrah dan haji ini berlangsung secara sistematis melalui simulasi berbagai rangkaian ibadah, mulai dari niat ihram, thawaf, sa’i, wukuf, mabit, hingga lempar jumrah. Para siswa tampak mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan kesungguhan, sehingga suasana pembelajaran terasa hidup, edukatif, dan sarat nilai spiritual.

 

Melalui kegiatan tersebut, KUA Pundong dan SMPN 1 Pundong berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi spiritual dan moral yang kuat, selaras dengan cita-cita pendidikan nasional dalam membentuk insan yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. (Zus)