KUA Kasihan Berkolaborasi dengan OJK, Pegadaian, Bursa Efek dan Puskesmas II Kasihan Laksanakan Bimbingan Perkawinan
Bantul (KUA Kasihan) - Selasa (02/06/2026), KUA Kasihan kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin. Kegiatan yang berlangsung di Balai Nikah KUA Kasihan ini merupakan Bimbingan Perkawinan Angkatan 10 dan diikuti oleh sebanyak 54 calon pengantin (catin) yang nantinya menikah dari wilayah Kapanewon Kasihan. Kegiatan bimbingan perkawinan merupakan salah satu upaya untuk membekali calon pengantin dengan pengetahuan, pemahaman, serta keterampilan dasar dalam membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis, sehat, dan sejahtera.
Acara dibuka secara resmi oleh Is'adi Fatah Wijaya selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala KUA Kasihan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pernikahan bukan hanya penyatuan dua individu, tetapi juga sebuah komitmen jangka panjang yang memerlukan kesiapan dari berbagai aspek kehidupan. Oleh karena itu, calon pengantin perlu mempersiapkan diri dengan baik sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
Pada sesi pertama, Is'adi Fatah Wijaya juga menyampaikan materi mengenai pentingnya mempersiapkan mental dalam menghadapi kehidupan pernikahan. Dalam materinya dijelaskan bahwa kesiapan mental menjadi fondasi utama dalam membangun keluarga yang kokoh. Kemampuan berkomunikasi, saling memahami, mengelola emosi, serta menyelesaikan permasalahan secara bijaksana merupakan bekal yang sangat penting bagi pasangan suami istri.
Materi kedua disampaikan oleh Priscila Shinta Kumala Dewi Prasadi bersama tim dari Otoritas Jasa Keuangan DI. Yogyakarta. Pada kesempatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan keuangan keluarga, pentingnya literasi keuangan, serta cara merencanakan keuangan rumah tangga secara sehat dan bertanggung jawab. Disampaikan juga terkait dengan bahaya dari pinjol dan judol.
Sesi berikutnya diisi oleh Irfan Noor Risa bersama tim dari Bursa Efek Indonesia. Dalam pemaparannya, peserta dikenalkan pada pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang melalui investasi yang aman dan legal. Materi ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada calon pengantin mengenai pengelolaan aset dan perencanaan masa depan keluarga yang lebih baik.
Materi keempat disampaikan oleh Sri Wisnu Asihanto bersama tim dari PT Pegadaian Cabang Bantul. Dalam sesi ini peserta memperoleh informasi mengenai berbagai layanan keuangan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan ekonomi keluarga. Selain itu, disampaikan pula pentingnya memilih layanan keuangan yang resmi, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sebagai pemateri terakhir, Kurnia Fajrin Andyan dari Puskesmas Kasihan II memberikan materi mengenai kesehatan calon pengantin. Materi ini meliputi pentingnya menjaga kesehatan sebelum menikah, persiapan menuju kehamilan yang sehat, pencegahan stunting, serta upaya membangun keluarga yang sehat sejak awal pernikahan.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang disampaikan oleh para narasumber. Berbagai pertanyaan diajukan oleh peserta, terutama terkait pengelolaan keuangan keluarga, kesiapan mental dalam pernikahan, serta kesehatan reproduksi. Melalui penyelenggaraan Bimbingan Perkawinan Angkatan 10 ini, KUA Kasihan berharap para calon pengantin dapat memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi kehidupan berumah tangga. Dengan kesiapan mental, kesehatan yang baik, serta kemampuan mengelola keuangan secara bijak, diharapkan pasangan yang akan menikah mampu membangun keluarga yang harmonis, sakinah, mawaddah, warahmah, serta menjadi keluarga yang tangguh dan berkualitas di tengah masyarakat. (Nrdn)