Kolaborasi Tiga Mapel Warnai Ujian Praktik Kelas IX MTsN 6 Bantul, Hadirkan Inovasi Telur Asin Bernilai Edukatif
Bantul ( MTsN 6 Bantul ) - MTsN 6 Bantul kembali menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan ujian praktik kelas IX melalui kolaborasi tiga mata pelajaran yang dilaksanakan pada Senin, 23 Februari 2026. Kegiatan ini memadukan unsur IPA, SBK, dan kewirausahaan dalam satu proyek terpadu berupa pembuatan telur asin. Suasana madrasah tampak semarak dengan antusiasme siswa yang mengikuti setiap tahapan praktik secara aktif dan penuh tanggung jawab.
Pada mata pelajaran IPA, siswa mempraktikkan proses pembuatan telur asin dengan memahami konsep ilmiah di balik pengawetan makanan, seperti proses osmosis dan peran garam dalam menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Mereka tidak hanya mempelajari teori di kelas, tetapi juga mengaplikasikannya secara langsung melalui tahapan memilih telur, membuat adonan garam, hingga proses pemeraman. Pembelajaran ini menjadi bukti bahwa sains dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari secara nyata dan kontekstual.
Kolaborasi semakin kuat dengan keterlibatan mata pelajaran SBK yang dibimbing oleh guru SBK, Wiwik Winarni. Dalam sesi ini, siswa mengasah kreativitas melalui desain kemasan produk telur asin agar tampil menarik dan bernilai jual. Mereka belajar memadukan unsur estetika, kerapian, dan identitas produk sehingga hasilnya tidak hanya layak konsumsi, tetapi juga memiliki daya tarik visual yang profesional.
Sementara itu, aspek kewirausahaan turut melengkapi kegiatan ini dengan melatih siswa menghitung biaya produksi, menentukan harga jual, serta menyusun strategi pemasaran sederhana. Dengan demikian, ujian praktik ini tidak hanya mengukur kompetensi akademik, tetapi juga menumbuhkan jiwa kreatif, kolaboratif, dan mandiri pada diri siswa.
Kepala madrasah, Sugiyono, menyatakan bahwa kolaborasi tiga mata pelajaran dalam ujian praktik ini merupakan bentuk implementasi pembelajaran terpadu yang berorientasi pada keterampilan abad 21. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dikembangkan agar siswa memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang kuat sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.(wwn/ewh)