Lompat ke isi utama
x
MTsN 4 Bantul

Kepala MTsN 4 Bantul Hadir Pada Seminar Hari Guru Nasional 2025

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 29 November 2025

Bantul (MTsN 4 Bantul) -  Kepala MTsN 4 Bantul, Sugeng Muhari bersama 3 guru, Heru Irianto, Sri Suharti dan Amalia Hidayati menghadiri Seminar Hari Guru Nasional (HGN) 2025, yang diikuti oleh sekitar 500an peserta yang terdiri dari Pengawas, Kepala Madrasah, Guru dari jenjang RA, MI MTs dan MA se-DIY. Seminar ini diselenggarakan oleh Kanwil Kemenag DIY di Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) dengan mengusung tema ”Merawat Semesta Dengan Cinta".


Seminar dibuka oleh Kabid Dikmad Kanwil Kemenag DIY, Sidik Pramono. Ia memberikan apresiasi kepada peserta yang antusias mengikuti seminar. Ia mengajak para guru menghilangkan anggapan masih banyak orang tua jika ada yang salah dalam pendidikan anak, yang pertama kali disalahkan adalah guru. "Ini adalah tugas guru mentransfer ilmu, tetapi yang paling penting membentuk karakter, Akhlakul Karimah menjadikan anak-anak  berada pada pendidikan menuju investasi jangka panjang," jelasnya, "Mari kita jadikan Madrasah Jogja mempunya tagline: nyaman, berkualitas dan berdaya saing,” pungkasnya.


Materi seminar yang pertama tentang Implementasi Inquiry Colaborative dalam Pembelajaran Mendalam di Madrasah oleh Abdul Aziz Saefudin dari Universitas PGRI Yogyakarta). Kedua, Implementasi Pembelajaran Mendalam dan Asesmen di Madrasah oleh Sri Sukarni Katamwatiningsih dan Nurelah, Tim Pengembang KBC.

 

"Alhamdulillah kegiatan seminar berjalan lancar dan sukses tanpa ada halangan apapun. Walaupun dari madrasah kita hanya perwakilan yang hadir, Sugeng berharap dalam kegiatan seminar guru memperingati HUT ke-80 PGRI ini menjadi bentuk motivasi guru dalam rangka menuju Indonesia Emas 2045. "Bagaimana pun saya kira ini sangat penting dengan situasi dan kondisi yang sangat berbeda, harus lebih sabar dan lebih besar untuk mendidik dan mengawasi siswa-siswinya, saya yakin guru-guru tetap memiliki motivasi dan tetap memiliki semangat pengabdian tanpa pamrih ditengah tengah tantangan yang luar biasa, dan berharap ilmu yang sudah di terima dari mengikuti seminar bisa di tularkan  kepada guru  lainnya,“ ucapnya.(yul)