Lompat ke isi utama
MAN 4 Bantul

Dari Reaktor Kartini hingga Laboratorium Canggih, Siswa Riset MAN 4 Bantul Perluas Wawasan Sains

Dikirim oleh Fidela alma pada 24 June 2026

Bantul (MAN 4 Bantul) – Dalam upaya memperluas wawasan peserta didik di bidang sains dan teknologi, siswa kelas riset MAN 4 Bantul melaksanakan kunjungan ilmiah ke Politeknik Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir) Yogyakarta pada Senin (22/6/2026). Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat pemanfaatan teknologi nuklir serta perannya dalam berbagai sektor kehidupan.

Kunjungan diawali dengan sesi pembukaan dan sambutan dari pihak Poltek Nuklir. Pada kesempatan tersebut, peserta memperoleh informasi mengenai sejarah kampus, program pendidikan yang tersedia, jalur penerimaan mahasiswa baru, hingga gambaran biaya pendidikan. Sebagai bentuk apresiasi dan simbol kerja sama edukatif, MAN 4 Bantul juga menyerahkan plakat kepada pihak Poltek Nuklir.

Untuk mendukung efektivitas pembelajaran, peserta dibagi menjadi dua kelompok yang mengikuti agenda berbeda secara bergantian. Kelompok pertama berkesempatan mengunjungi Reaktor Kartini, salah satu reaktor penelitian yang dimiliki Indonesia. Di lokasi tersebut, siswa memperoleh penjelasan mengenai fungsi dan mekanisme kerja reaktor serta melihat langsung area reaktor penelitian.

Sementara itu, kelompok kedua melakukan kunjungan ke sejumlah laboratorium yang dimiliki Poltek Nuklir. Melalui kegiatan tersebut, siswa dapat menyaksikan secara langsung penerapan teknologi nuklir dalam berbagai bidang penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Selama berada di area yang berkaitan dengan material radioaktif, seluruh peserta dan pendamping diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar keselamatan. Para narasumber juga menjelaskan berbagai manfaat teknologi nuklir dalam bidang kesehatan, pertanian, dan energi, sekaligus mengingatkan pentingnya penerapan regulasi dan prosedur keselamatan yang ketat dalam penggunaannya.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan kritis terkait keamanan energi nuklir, pemanfaatan teknologi nuklir, serta peluang pengembangan riset di masa depan disampaikan dalam sesi diskusi. Sebelum meninggalkan area laboratorium, seluruh peserta menjalani pemeriksaan menggunakan detektor radiasi untuk memastikan tidak terdapat paparan radiasi pada tubuh maupun pakaian yang dikenakan.

Koordinator Riset MAN 4 Bantul, Mpu Tabah Chalifatah Aji, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang lebih objektif kepada siswa mengenai teknologi nuklir.

"Teknologi nuklir sering kali dipahami secara keliru oleh sebagian masyarakat. Melalui kunjungan ini, siswa dapat memperoleh informasi langsung dari para ahli mengenai pemanfaatan teknologi nuklir serta sistem keselamatan yang diterapkan. Kami berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan pola pikir kritis sekaligus meningkatkan minat siswa untuk mendalami bidang sains dan teknologi," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, MAN 4 Bantul berharap siswa kelas riset semakin termotivasi untuk mengembangkan penelitian di bidang sains dan teknologi serta berani mengeksplorasi berbagai topik penelitian inovatif yang dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan di masa depan. (lel/ica)