Guru, Pegawai, dan Murid MAN 2 Bantul Siap Tanam Pohon Sirsak di Rumah Masing-Masing
Bantul (MAN 2 Bantul) - Komitmen MAN 2 Bantul dalam mengimplementasikan Panca Cinta, khususnya pada bidang cinta lingkungan, kembali diwujudkan melalui kegiatan pembagian dan penanaman pohon buah serta tanaman penghijauan sejumlah 1250 bibit pohon buah dan tanaman hias. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 9 Januari 2025 di Halaman MAN 2 Bantul, dengan melibatkan seluruh guru, pegawai, dan murid MAN 2 Bantul bersama para pemangku kepentingan di wilayah Kalurahan Sabdodadi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasi Pendidikan Madrasah (Dikmad) Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Ahmad Musyadad, Lurah Sabdodadi Siti Fatimah, Ketua Komite MAN 2 Bantul Ahmad Turida beserta pengurus komite madrasah, perangkat desa dan para dukuh se-Kalurahan Sabdodadi, Babinsa Maryono, Bhabinkamtibmas Riyadi, perwakilan masyarakat Sabdodadi, serta seluruh guru, pegawai, dan murid MAN 2 Bantul.
Agenda utama kegiatan ini adalah penyerahan 1.000 bibit pohon buah, yang terdiri atas 800 pohon sirsak, 100 pohon nangka, 50 pohon alpukat, 25 pohon jambu mete, dan 25 pohon petai. Bibit pohon tersebut diserahkan kepada Kalurahan Sabdodadi, masyarakat sekitar madrasah, komite madrasah, serta seluruh guru, pegawai, dan murid MAN 2 Bantul. Secara khusus, pohon sirsak akan ditanam di rumah masing-masing guru dan murid MAN 2 Bantul, serta sebagian ditanam di Tanah Kas Desa (TKD) Kalurahan Sabdodadi.
Setiap guru, pegawai dan murid mendapatkan satu pohon sirsak yang wajib ditanam di rumah masing-masing, kemudian diambil dokumentasi foto video. Setiap murid melaporkan bukti menanam pohon tersebut kepada wali kelas masing-masing dengan mengirimkan foto video ke link yang sdh disediakan wali kelas. Hal ini akan mendorong kesadaran seluruh murid MAN 2 Bantul dalam menyukseskan program adiwiyata di MAN 2 Bantul.
Kepala MAN 2 Bantul menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pembelajaran nyata bagi siswa dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. “Menanam pohon bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bentuk tanggung jawab moral dan spiritual kita dalam menjaga ciptaan Allah. Inilah praktik ekoteologi yang kami tanamkan kepada siswa,” ujarnya.
Ketua Kader Adiwiyata MAN 2 Bantul, Akmal Maulana, menyatakan kesiapan dirinya dan tim untuk menggerakkan siswa. “Kami siap memberikan motivasi kepada teman-teman di MAN 2 Bantul untuk cinta lingkungan, rajin menanam, dan merawat pohon di lingkungan masing-masing. Pohon sirsak ini menjadi simbol komitmen kami menjaga bumi,” ungkapnya.
Sementara itu, Saryanto, selaku Ketua Tim Adiwiyata MAN 2 Bantul, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pembiasaan karakter peduli lingkungan. “Kami berharap pohon-pohon yang ditanam oleh siswa dan guru dapat tumbuh dengan baik dan menjadi bukti nyata bahwa pendidikan lingkungan hidup berjalan secara berkelanjutan di MAN 2 Bantul,” tuturnya.
Perwakilan siswa, Miftahuljannah, selaku Ketua OSIS MAN 2 Bantul yang menerima bibit pohon sirsak, menyampaikan komitmen siswa dalam menjaga lingkungan. “Saya akan mengingatkan teman-teman untuk merawat pohon yang sudah diterima dan terus mencintai kegiatan menanam sebagai bagian dari gaya hidup,” katanya.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Bantul menegaskan diri sebagai madrasah yang aktif berperan dalam pelestarian lingkungan, sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter, peduli alam, dan berwawasan keberlanjutan. (nhr)