Guru Matematika MAN 2 Bantul Ikuti Kegiatan MGMP Bertema “Pembelajaran Mendalam” di MAN 4 Bantul
Bantul (MAN 2 Bantul) — Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran di kelas, guru-guru Matematika MAN 2 Bantul mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika yang digelar pada Rabu (30/07/2025), di Aula MAN 4 Bantul. Kegiatan ini dihadiri oleh para guru Matematika dari berbagai madrasah aliyah se-Kabupaten Bantul dan mengusung tema “Pembelajaran Mendalam”.
Hadir sebagai narasumber utama, Sari Oktafiana, seorang praktisi pendidikan yang telah berpengalaman dalam pengembangan strategi pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya guru memahami esensi deep learning atau pembelajaran mendalam, yakni proses belajar yang tidak sekadar menekankan hafalan atau prosedural, tetapi mendorong siswa untuk berpikir kritis, reflektif, dan mampu menerapkan konsep dalam konteks nyata.
“Pembelajaran mendalam bukan tentang seberapa banyak materi yang disampaikan, tetapi seberapa bermakna pengalaman belajar itu bagi siswa,” ungkap Sari di hadapan peserta MGMP. Ia juga membagikan berbagai strategi praktis untuk mengintegrasikan pendekatan ini dalam pelajaran Matematika, seperti pemanfaatan masalah kontekstual, pemetaan konsep, dan penerapan asesmen autentik.
Guru Matematika MAN 2 Bantul, Try Nur Fauzi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyambut baik materi yang disampaikan. Mereka menilai bahwa pembelajaran mendalam dapat menjadi solusi dalam meningkatkan pemahaman konseptual siswa sekaligus menjawab tantangan implementasi Kurikulum Merdeka di kelas. “Saya sangat terinspirasi dengan pendekatan yang disampaikan. Banyak hal yang bisa kami terapkan di kelas agar siswa tidak hanya bisa menghitung, tetapi juga memahami makna dari konsep yang dipelajari,” ujar Fauzi.
Selain sesi pemaparan materi, MGMP kali ini juga dilengkapi dengan diskusi kelompok dan praktik perancangan modul ajar berbasis pembelajaran mendalam. Guru-guru tampak antusias bertukar ide dan pengalaman dalam menyusun pembelajaran yang adaptif dan bermakna.
Kegiatan MGMP ini menjadi langkah nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di madrasah melalui penguatan peran guru sebagai fasilitator pembelajaran yang reflektif dan transformatif. (Ujk)