Guna Menguatkan Wawasan Moderasi Beragama dan Ekoteologi MAN 2 Bantul Menugaskan Dua Guru Pendidikan Pancasila Mengikuti MGMP PPKn MA se- DIY di Balai Litbang Agama Semarang
Bantul (MAN 2 Bantul) - MGMP PPKn Madrasah Ali]yah se-DIY menyelenggarakan penguatan wawasan moderasi beragama dan ekoteologi di Balai Litbang Agama (BLA) Semarang, pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 36 guru PPKn bertujuan memperdalam pemahaman tentang moderasi beragama dan pelestarian lingkungan dalam perspektif agama.
Kehadiran 36 guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaan peserta MGMP ini diapreasi oleh Kepala BLA Semarang Moch. Muhaemin, yang dalam sambutannya menegaskan komitmennya dalam memperkuat moderasi beragama dan ekoteologi melalui berbagai program riset, edukasi, serta inovasi lintas sektor. Kegiatan ini diisi oleh narasumber dari UIN Walisongo Semarang, Beliau adalah bapak Lutfi Rahman, M.si., MA. yang merupakan dosen dan sekaligus wakil Ketua Rumah Moderasi Beragama UIN Walisongo. Dalam paparannya beliau menyampaikan materi tentang konsep moderasi beragama dan ekoteologi serta relevansinya dengan mata pelajaran Pendidikan Pancasila di madrasah. Lebih lanjut beliau menekankan pentingnya nilai-nilai moderasi bergama ditanamkan sejak dini, terutama di tengah maraknya kasus remaja yang terpengaruh paham ekstrimisme. Menurut bapak Lutfi Rahman, pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di madrasah memiliki peran yang strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang moderat, toleran, cinta lingkungan, serta berkomitmen pada nilai-nilai kebangsaan.
Melalui kegiatan ini beliau mengharapkan agar guru-guru Pendidikan Pancasila dapat mengintegrasikan nilai moderasi beragama dan ekoteologi dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Dengan demikian Madrasah mampu menjadi benteng dalam mencegah berkembangnya paham-paham ekstrem di kalangan pelajar maupun para remaja. Kegiatan diakhiri dengan diskusi maupun tanya jawab serta foto bersama. (Edi Sum)