Lompat ke isi utama
x
MAN 2 Bantul

Bangun Kolaborasi Berkelanjutan, MAN 2 Bantul Perluas Kerja Sama Lintas Sektor

Dikirim oleh eka putri pada 4 February 2026

Bantul (MAN 2 Bantul) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul terus memperkuat perannya sebagai satuan pendidikan yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan lima lembaga mitra strategis yang berasal dari perguruan tinggi, organisasi profesi, dan dunia usaha/industri. Kegiatan penandatanganan MoU dilaksanakan pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Aula MAN 2 Bantul.

Penandatanganan MoU ini menjadi bagian dari langkah konkret MAN 2 Bantul dalam membangun kolaborasi lintas sektor guna mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan. Kemitraan dengan dunia industri, khususnya sektor jasa dan perhotelan, menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut. Hal ini sejalan dengan kebutuhan madrasah untuk membekali peserta didik dengan keterampilan praktis, etos kerja, serta pemahaman dunia kerja sejak dini.

Kepala MAN 2 Bantul Nur Hasanah Rahmawati dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara madrasah dan mitra eksternal dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang kuat dan berkelanjutan. “Madrasah perlu membuka diri terhadap kolaborasi. Kerja sama dengan dunia industri, perguruan tinggi, dan organisasi profesi merupakan langkah strategis agar pendidikan yang kita selenggarakan benar-benar relevan dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan masa depan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa melalui kerja sama dengan sektor industri perhotelan, madrasah berharap peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang kontekstual dan aplikatif. “Peserta didik tidak cukup hanya dibekali teori. Mereka perlu mengenal budaya kerja, disiplin, dan tanggung jawab secara langsung agar memiliki kesiapan saat terjun ke masyarakat,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, MAN 2 Bantul menandatangani MoU dengan tiga perguruan tinggi, yakni Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Widya Wiwaha, Universitas Alma Ata, dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD). STIE Widya Wiwaha diwakili oleh Agung Slamet Prasetyo, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Universitas Alma Ata diwakili oleh Ahmad Salim, Dekan Fakultas Keguruan, dan Universitas Ahmad Dahlan diwakili oleh Barry Nur Setyanto, Ketua Program Studi FKIP Bidang Vokasi Teknik Elektronika.

Selain itu, MAN 2 Bantul juga menjalin kerja sama dengan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Penasehat Hukum Indonesia (DPD IPHI) yang diwakili oleh RR Diah Kartika. Kerja sama ini diarahkan pada penguatan literasi hukum dan pembinaan karakter peserta didik sebagai bagian dari pendidikan nilai dan tanggung jawab sosial.

Dari unsur dunia usaha dan industri, penandatanganan MoU dilakukan oleh Jumiwa HDR Queen Resort Hotel selaku perwakilan mitra industri sektor perhotelan. Dalam keterangannya, ia menyampaikan kesiapan pihak industri untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan. “Kami siap mendukung program madrasah dalam mengenalkan dunia kerja kepada peserta didik. Kolaborasi ini penting agar generasi muda memiliki gambaran nyata tentang profesionalisme dan standar kerja di industri,” tuturnya.

Perwakilan perguruan tinggi yang hadir juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif MAN 2 Bantul dalam membangun kemitraan. Menurut mereka, kerja sama ini menjadi jembatan yang strategis antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi, sekaligus membuka peluang pendampingan akademik dan pengembangan potensi peserta didik.

Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman ini, MAN 2 Bantul berharap seluruh bentuk kerja sama dapat diimplementasikan secara optimal dan berkesinambungan. Madrasah optimistis, kolaborasi lintas sektor yang dibangun akan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesiapan lulusan MAN 2 Bantul dalam menghadapi tantangan global. (fitria)