Akselerasi Program Adiwiyata Nasional, MTsN 1 Bantul Optimalkan Tata Kelola Sampah Berbasis Inovasi
Bantul (MTsN 1 Bantul) -- Mengawali kalender kedinasan tahun 2026, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bantul menyelenggarakan rapat koordinasi strategis guna mematangkan persiapan menuju Lomba Adiwiyata tingkat Nasional. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (09/01/2026) di Aula Gedung Barat ini melibatkan seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang tergabung dalam Tim Adiwiyata. Pertemuan ini menjadi momentum sinkronisasi visi antar-Lini untuk memastikan seluruh standar kualifikasi lingkungan hidup terpenuhi sesuai instrumen penilaian nasional.
Ketua Tim Adiwiyata, Imam Sopingi menegaskan jargon "Adiwiyata Menanti, Matsasaba Mulai Mengumpulkan Bukti" sebagai manifestasi komitmen kolektif lembaga. Dalam arahannya, ia menginstruksikan setiap Kelompok Kerja (Pokja) untuk melakukan digitalisasi dan inventarisasi dokumen fisik dari setiap program yang telah diimplementasikan. Langkah ini bertujuan untuk membangun basis data portofolio yang akurat dan akuntabel sebagai syarat mutlak verifikasi lapangan oleh tim penilai pusat nantinya.
Sebagai pilar utama dalam penilaian ini, MTsN 1 Bantul memprioritaskan inovasi pengelolaan sampah melalui pendekatan sirkular yang terintegrasi. Program unggulan yang diusung meliputi konversi limbah organik menjadi pupuk serta pengembangan budidaya maggot yang dipandu oleh Niken. Inisiatif ini diproyeksikan tidak hanya sebagai upaya mitigasi persoalan sampah di lingkungan madrasah, tetapi juga sebagai laboratorium edukasi berkelanjutan bagi seluruh warga sekolah dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang ramah lingkungan. (bhe)