Lompat ke isi utama
x
MAN 2 Bantul

Guru Ekonomi MAN 2 Bantul Perkuat Implementasi Kurikulum Cinta melalui MGMP MA DIY

Dikirim oleh eka putri pada 30 January 2026

Bantul (MAN 2 Bantul) — Guru Ekonomi MAN 2 Bantul mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi Madrasah Aliyah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dilaksanakan pada Rabu, 28 Januari 2026, bertempat di Aula MAN 3 Bantul, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi guru serta memperkuat implementasi kebijakan pendidikan madrasah.

Guru Ekonomi MAN 2 Bantul yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Fitria Endang Susana dan Mas Indah Murdanigrum. Keduanya mengikuti kegiatan MGMP bersama guru ekonomi MA dari berbagai kabupaten dan kota di DIY dengan penuh antusias.

MGMP Ekonomi MA DIY kali ini menghadirkan Septy Andari Putri, Kepala MTsN 3 Kulon Progo, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia menyampaikan materi bertema Kurikulum Cinta dan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), yang saat ini menjadi fokus penguatan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama. Dalam penyampaian materi, Septy Andari Putri menjelaskan bahwa Kurikulum Cinta merupakan pendekatan pembelajaran yang menempatkan kasih sayang, empati, kepedulian, dan akhlak mulia sebagai fondasi utama pendidikan di madrasah.

“Kurikulum Cinta mengajak guru untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menyentuh hati peserta didik. Dengan cinta, proses belajar akan menjadi lebih bermakna dan membentuk karakter yang kuat,” ungkap Septy Andari Putri.

Menurutnya, Kurikulum Cinta mendorong terciptanya suasana pembelajaran yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Guru diharapkan mampu membangun relasi positif dengan peserta didik sehingga proses pembelajaran berlangsung secara dialogis dan partisipatif.

Dalam mata pelajaran Ekonomi, penerapan Kurikulum Cinta dapat diwujudkan dengan mengaitkan materi ekonomi dengan realitas sosial di masyarakat. Pembelajaran diarahkan tidak hanya pada penguasaan konsep, tetapi juga pada pemahaman etika ekonomi, kejujuran, keadilan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap kesejahteraan bersama. “Ekonomi tidak cukup diajarkan sebagai teori. Peserta didik perlu diajak memahami dampak sosial dari aktivitas ekonomi agar tumbuh kesadaran dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Selain Kurikulum Cinta, narasumber juga memaparkan konsep Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep secara utuh dan kontekstual. Pembelajaran mendalam mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, analitis, dan reflektif, serta mampu menerapkan pengetahuan dalam kehidupan nyata. Septy Andari Putri menyampaikan bahwa pembelajaran mendalam sangat relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.

“Guru perlu merancang pembelajaran yang menantang siswa untuk berpikir tingkat tinggi, bukan sekadar menghafal. Diskusi, studi kasus, dan pembelajaran berbasis proyek menjadi kunci dalam pembelajaran mendalam,” jelasnya.

Dalam pembelajaran ekonomi, pendekatan ini dapat diterapkan melalui analisis isu ekonomi aktual, studi kasus permasalahan ekonomi lokal, serta proyek pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara aktif. Guru Ekonomi MAN 2 Bantul menyambut baik materi yang disampaikan dalam MGMP ini. Kegiatan tersebut dinilai memberikan penguatan pemahaman sekaligus inspirasi dalam mengembangkan pembelajaran ekonomi yang lebih bermakna dan berorientasi pada penguatan karakter. Salah satu peserta dari MAN 2 Bantul menyampaikan bahwa MGMP ini sangat relevan dengan kebutuhan guru saat ini.

“Materi Kurikulum Cinta dan pembelajaran mendalam memberikan perspektif baru bagi kami dalam merancang pembelajaran ekonomi yang lebih humanis dan kontekstual,” ungkap Fitria Endang Susana.
Kegiatan MGMP berlangsung dengan suasana aktif dan interaktif. Para peserta terlibat dalam diskusi, berbagi pengalaman, serta bertukar praktik baik pembelajaran di madrasah masing-masing.

Melalui MGMP Ekonomi MA DIY ini, diharapkan guru-guru ekonomi, termasuk guru MAN 2 Bantul, mampu mengimplementasikan Kurikulum Cinta dan pembelajaran mendalam secara konsisten dalam proses pembelajaran. Hal ini sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang unggul, humanis, dan berkarakter.
/fitria