Guru Bahasa Inggris MTsN 4 Bantul Ikuti Worshop Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran
Bantul (MTsN 4 Bantul) — Guru Bahasa Inggris Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kabupaten Bantul mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris yang diselenggarakan pada Selasa (27/01/2026 ). Kegiatan ini bertempat di MTs Negeri 1 Bantul dan diikuti oleh 33 guru Bahasa Inggris dari berbagai MTs di Kabupaten Bantul.
MGMP kali ini mengangkat tema “Penggunaan Notebook LM, ChatGPT, dan Gemini dalam Pembelajaran”. Tema tersebut dipilih sebagai respons atas kebutuhan guru untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan.
Workshop menghadirkan narasumber Laily Amin Fajariyah, seorang pendidik inovatif, pengajar Bahasa Inggris, serta teacher trainer asal Indonesia. Ia merupakan Doktor Pendidikan bidang Asesmen dan saat ini menjabat sebagai Ketua Jogja English Teachers Association (JETA).
Dalam paparannya, Laily menyampaikan bahwa kehadiran AI dapat membantu guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan media pembelajaran secara lebih efektif dan efisien. “AI sangat membantu guru dalam menghemat waktu dan tenaga, terutama dalam tahap awal perencanaan pembelajaran,” ujarnya.
Namun demikian, Laily juga mengingatkan adanya sejumlah risiko dalam penggunaan AI, seperti bias stereotip dan perspektif budaya, halusinasi atau jawaban yang terdengar benar tetapi keliru, ketergantungan yang dapat mengurangi kreativitas dan daya analisis guru, serta isu etika seperti privasi data siswa, plagiarisme, dan overuse.
“Agar lebih aman, guru tidak boleh memasukkan data sensitif siswa ke dalam AI. Penggunaan AI sebaiknya hanya sebagai draf awal, sementara keputusan akhir tetap berada di tangan guru,” tegasnya.
Melalui kegiatan MGMP ini, diharapkan para guru Bahasa Inggris MTs se-Kabupaten Bantul dapat meningkatkan kompetensi profesionalnya, khususnya dalam memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab, guna mendukung pembelajaran yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman. (srw)