Lompat ke isi utama
x
MAN 4 Bantul

Filosofi Tumpeng pada Milad ke-57 MAN 4 Bantul: Menyatukan Hati, Merajut Harapan Masa Depan

Dikirim oleh liana pada 20 January 2026

Bantul (MAN 4 Bantul) – Sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang MAN 4 Bantul, prosesi potong tumpeng digelar dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-57 MAN 4 Bantul. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna di halaman MAN 4 Bantul pada Rabu (14/1/2026) dan disaksikan oleh seluruh civitas akademika madrasah.

 

Prosesi potong tumpeng dilaksanakan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, H. Muntholib, S.Ag., M.Si., didampingi Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, S.Ag., M.Pd., serta Kepala Tata Usaha MAN 4 Bantul, Muhammad Yasin Nuryanto, S.T. Kegiatan tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus doa agar MAN 4 Bantul senantiasa diberikan keberkahan dan kemajuan di masa mendatang.

 

Seluruh siswa, guru, dan pegawai MAN 4 Bantul tampak antusias mengikuti prosesi tersebut. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa kuat, mencerminkan eratnya ikatan antarseluruh warga madrasah yang telah terbangun selama puluhan tahun.

 

Dalam keterangannya, Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, menyampaikan bahwa prosesi potong tumpeng bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan mengandung makna spiritual dan kebersamaan yang mendalam. Menurutnya, rasa syukur menjadi kunci utama agar MAN 4 Bantul terus berkembang dan berprestasi.

 

“Potong tumpeng ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah Swt. atas perjalanan panjang MAN 4 Bantul. Selama 57 tahun, madrasah ini telah melalui berbagai dinamika dan tantangan, namun tetap berdiri kokoh serta terus berkontribusi dalam dunia pendidikan,” ungkap Syaefulani.

 

Ia menambahkan bahwa momentum peringatan harlah harus dijadikan sarana refleksi bersama untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan penguatan pembinaan karakter peserta didik.
“Dengan kebersamaan seluruh civitas akademika, kami optimistis MAN 4 Bantul akan terus melangkah maju dan mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta berdaya saing,” tambahnya.

 

Prosesi potong tumpeng ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam peringatan Harlah ke-57 MAN 4 Bantul sekaligus peneguh semangat kebersamaan dan harapan akan masa depan madrasah yang semakin gemilang. (lel/ica)-al