Lompat ke isi utama
MAN 4 Bantul

Bangun Budaya Siaga, MAN 4 Bantul Bekali Murid Baru Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Dikirim oleh Fidela alma pada 16 July 2026

Bantul (MAN 4 Bantul) – Dalam rangka membangun budaya kesiapsiagaan sejak dini, MAN 4 Bantul memberikan pembekalan mengenai Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) kepada seluruh murid baru kelas X pada Kamis (16/07/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Matamuda) ini berlangsung di Aula MAN 4 Bantul.

 

Materi disampaikan oleh Guru Bimbingan dan Konseling (BK) MAN 4 Bantul, Sudarsih. Dalam paparannya, ia mengajak para murid memahami pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana sebagai bekal selama menjalani proses pembelajaran di madrasah.

 

Pembekalan difokuskan pada empat materi utama, yaitu pengenalan berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di lingkungan sekitar, langkah-langkah mitigasi dan prosedur evakuasi saat kondisi darurat, pembentukan budaya siaga agar mampu merespons bencana secara tepat, serta pengenalan tiga pilar Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Ketiga pilar tersebut meliputi penyediaan sarana dan prasarana yang aman, sistem manajemen penanggulangan bencana di lingkungan madrasah, serta pendidikan pengurangan risiko bencana bagi seluruh warga madrasah.

 

Melalui materi tersebut, para murid dibekali pemahaman mengenai tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat, seperti gempa bumi maupun kebakaran. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu bertindak tenang, disiplin, dan mengutamakan keselamatan diri maupun orang lain.

 

Sudarsih menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan keterampilan hidup yang penting dimiliki oleh setiap peserta didik.

 

"Melalui pembekalan SPAB pada kegiatan Matamuda ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa bencana dapat terjadi kapan saja. Karena itu, setiap murid perlu memahami langkah-langkah mitigasi dan prosedur penyelamatan diri agar mampu bertindak dengan tepat ketika menghadapi keadaan darurat. Harapannya, seluruh warga madrasah dapat bersama-sama membangun budaya siaga sehingga MAN 4 Bantul menjadi lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan tangguh terhadap bencana," ujar Sudarsih.

 

Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan menyimak materi yang disampaikan secara saksama. Melalui pembekalan SPAB ini, MAN 4 Bantul menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mencetak murid yang unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga memiliki kesiapsiagaan, kepedulian, serta kemampuan menghadapi berbagai situasi darurat sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari. (lel)-al