Lompat ke isi utama
KUA Pundong

Vibe Positif Majelis Taklim Pundong: Makin Sakinah dan Peduli Aksi Kemanusiaan NTT

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 8 September 2026

Bantul (KUA Pundong) — Kantor Urusan Agama (KUA) Pundong berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bantul menggelar agenda strategis keagamaan dan kemanusiaan bertajuk Pembinaan Majelis Taklim dan Keluarga Sakinah Peduli Sesama: Aksi Sosial KUA Pundong dan Baznas Kabupaten Bantul untuk NTT. Kegiatan yang sarat akan nilai kepedulian ini berlangsung khidmat dengan bertempat di Masjid Al-Barokah, Soka, Seloharjo, Pundong pada Senin malam (07/09/2026).


Muhammad Hanafi, Kepala KUA Pundong hadir langsung memberikan pembinaan mendalam kepada para jemaah mengenai esensi pembangunan Keluarga Sakinah serta optimalisasi peran Majelis Taklim. Pembinaan ini bertujuan mengokohkan fondasi rumah tangga yang harmonis sekaligus menghidupkan majelis taklim sebagai pusat syiar Islam di lingkungan masyarakat. 


Selain pembinaan rohani, penguatan tata kelola filantropi masjid menjadi sorotan utama. Mewakili pihak Baznas Kabupaten Bantul, Sugeng Prihatin memberikan penekanan serius mengenai pentingnya legalitas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam tata cara pengumpulan infak dan sedekah. Menurutnya, ketertiban administrasi dan payung hukum yang resmi sangat krusial agar seluruh dana umat yang terhimpun dapat dikelola secara transparan, akuntabel, dan disalurkan sesuai regulasi yang berlaku. 


Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis untuk membantu masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT). Prosesi serah terima donasi kemanusiaan ini diserahkan di hadapan mimbar dan diwakili langsung oleh Wardiman selaku Ketua UPZ Masjid Al Barokah. Momen penuh solidaritas ini disaksikan secara langsung oleh puluhan jemaah yang duduk lesehan memenuhi ruang utama masjid dengan atmosfer kebersamaan yang kental.


Sinergi yang terbangun antara KUA Pundong, Baznas Kabupaten Bantul, dan pengurus UPZ Masjid Al-Barokah ini diharapkan dapat menginspirasi gerakan serupa di masjid-masjid lain. Melalui integrasi antara pembinaan keagamaan dan aksi sosial yang sah secara legalitas, umat Islam di tingkat lokal dapat berkontribusi nyata dalam mempererat tali persaudaraan kebangsaan serta meringankan beban sesama di wilayah nusantara. (Ropi)