Lompat ke isi utama
x
MTsN 7

Spirit Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, Bulatkan Tekad MTsN 7 Bantul Jaga Kualitas Sholat 5 Waktu

Dikirim oleh liana pada 15 January 2026

Bantul (MTsN 7 Bantul) - Diawali dengan pembiasaan Sholat Dhuha, hari ini Kamis (15/01) MTsN 7 Bantul mengadakan pengajian peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Bertempat di Hall gedung utama MTsN 7 Bantul seluruh murid kelas VII sampai dengan IX didampingi guru dan pegawai tampak khusyu’ mengikuti rangkaian pengajian dari awal sampai akhir. Diawali pembacaan sholawat Nabi SAW yang dipimpin oleh Isnan Rosyid ketua tim keagamaan MTsN 7 Bantul, dilanjutkan sambutan dan arahan dari Kepala MTsN 7 Bantul, Hidayat. Dalam sambutannya Hidayat berharap agar momentum Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW menumbuhkan keimanan yang kuat dalam diri seorang muslim. ”Anak-anakku semua, ketahuilah bahwa peristiwa Isra Mikraj ini adalah bukti kekuasaan dan kebesaran Allah SWT, banyak hikmah dan pelajaran yang dapat kita ambil, oleh karena itu anak-anak harus memperhatikan dengan baik dan serius pengajian yang nanti akan disampaikan oleh Ustadz kita yaitu Kak Puji Kurniawan”, kata Hidayat.

Pengajian Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW kali ini menghadirkan penceramah Ustadz Muhammad Puji Kurniawan dari Yogyakarta. Dalam ceramahnya Ustadz Puji Kurniawan mengisahkan tentang peristiwa Isra Mikraj dan hikmah yang ada di dalamnya. ”Allah memuliakan Kanjeng Nabi Muhammad SAW dengan memperjalankan di suatu malam dari masjidil Haram Mekah ke MasjidiI Aqsa di Palestina, kemudian di perjalankan lagi menuju ke Sidrotul Muntaha tempat yang tinggi dan sangat mulia untuk menerima perintah langsung dari Allah SWT yaitu sholat wajib”, terang Kak Puji. Ditambahkan pula orang yang beriman pasti akan menjaga, menjalankan dan meningkatkan kualitas sholat lima waktu. Dengan sholat yang khusyu’ niscaya kita akan terjauhkan dari perbuatan keji dan munkar.

Isnan Rosyid guru Bimbingan Konseling (BK) juga mengingatkan bahwa sholat akan mampu merubah karakter yang lebih baik. ”Sholat yang berkualitas akan menjadikan hati kita tenang dan akal kita semakin sehat, tidak mudah marah dan membuat semangat untuk beramal sholih”, terang Isnan Rosyid. Diharapkan para siswa untuk terus melatih diri memperbaiki sholat, kalau di madrasah akan mendapatkan pendampingan dari para guru dan saat dirumah tentu saja orang tua harus selalu mengingkatkan dan mendokan agar putra-putrinya menjadi anak yang ahli ilmu dan kebaikan.(khan)