Lompat ke isi utama
MAN 1 Bantul

Raker 2026, MAN 1 Bantul Luncurkan Sejumlah Inovasi untuk Perkuat Budaya Mutu

Dikirim oleh Fidela alma pada 9 July 2026

Yogyakarta (MAN 1 Bantul) — MAN 1 Bantul menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 di Burza Hotel Yogyakarta pada Rabu (08/07/2026). Mengusung tema "Menguatkan Sinergi dan Budaya Mutu untuk Mewujudkan MAN 1 Bantul yang Maju, Bermutu, dan Mendunia", kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyusun arah kebijakan serta program kerja madrasah selama satu tahun ke depan.

 

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, menjelaskan bahwa pelaksanaan Raker merupakan puncak dari rangkaian proses yang diawali dengan empat kali pra-rapat kerja dan sidang pleno hasil pra-raker yang dilaksanakan pada 7 Juli 2026. Melalui proses tersebut, setiap bidang telah menyusun program kerja secara sistematis sehingga hasil Raker diharapkan menjadi pedoman pelaksanaan seluruh program madrasah.

 

“Rapat kerja ini diharapkan mampu menghasilkan program yang terarah, terukur, dan dapat menjadi acuan bagi seluruh warga madrasah dalam melaksanakan tugas selama satu tahun ke depan. Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis target yang telah direncanakan dapat diwujudkan bersama,” ujar Mafrudah.

 

Raker juga diisi dengan sejumlah agenda strategis, di antaranya pengukuhan Tim Zona Integritas sebagai bentuk komitmen menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta pengukuhan Tim Ekoteologi untuk mendukung implementasi program prioritas Kementerian Agama di bidang pelestarian lingkungan.

 

MAN 1 Bantul

 

Pada kesempatan tersebut, MAN 1 Bantul meluncurkan beberapa inovasi, yaitu BUCIN LINDA (Budaya Cinta Lingkungan Indah) sebagai program penguatan ekoteologi, GEMATI (Gerakan GTK Mandiri Tanpa Diladeni) untuk membangun budaya kerja mandiri bagi guru dan tenaga kependidikan, serta LENTERA, tim yang bertugas memetakan berbagai kompetisi dan kegiatan akademik maupun nonakademik agar semakin banyak peserta didik memperoleh kesempatan berprestasi.

 

MAN 1 Bantul juga memperkenalkan tagline CADAS BERKELAS sebagai identitas sekaligus semangat baru dalam menghadirkan layanan pendidikan yang unggul, adaptif, dan berkarakter.

 

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas Zona Integritas oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan, penyerahan surat keputusan kepada wakil kepala madrasah dan kepala unit keagamaan, serta penandatanganan dokumen hasil Raker sebagai bentuk komitmen bersama dalam melaksanakan seluruh program yang telah disepakati.

 

Ketua Komite MAN 1 Bantul, Temu Panggih Raharjo, menyampaikan bahwa rapat kerja merupakan agenda penting untuk membangun semangat dan motivasi seluruh warga madrasah.

 

“Rapat kerja bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat motivasi dan komitmen seluruh guru serta tenaga kependidikan dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di MAN 1 Bantul,” ujarnya.

 

Raker dibuka secara resmi oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Aminuddin. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh aparatur sipil negara menerapkan prinsip 3M, yaitu menaati aturan, melaksanakan tugas dan fungsi, serta menjalankan program prioritas Kementerian Agama, termasuk Asta Protas, Penguatan Manajemen Perubahan, dan Zona Integritas.

 

Selain itu, Aminuddin menekankan pentingnya membangun budaya kerja 5K yang meliputi komitmen, konsisten, komunikasi, kolaborasi, dan kontribusi sebagai fondasi dalam mewujudkan organisasi yang profesional dan berkinerja tinggi.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Sidik Pramono, mengingatkan bahwa rapat kerja harus menghasilkan keputusan yang dapat menjadi pedoman pelaksanaan program madrasah.

 

“Rapat kerja merupakan forum untuk merumuskan program yang menjadi komitmen bersama seluruh guru dan tenaga kependidikan. Berbagai praktik baik yang dimiliki madrasah perlu terus dikembangkan dan dibagikan agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi madrasah lainnya,” tuturnya.

 

Sebagai penutup, peserta memperoleh penguatan kompetensi melalui sesi pengembangan soft skills yang disampaikan oleh Muqowim. Dalam sesi tersebut, guru dan tenaga kependidikan didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang.

 

Melalui Raker Tahun 2026, MAN 1 Bantul meneguhkan komitmennya untuk memperkuat budaya mutu, mendorong lahirnya berbagai inovasi, serta membangun kolaborasi yang semakin solid demi mewujudkan madrasah yang maju, bermutu, mendunia, dan selaras dengan semangat CADAS BERKELAS. (Mry)-al