Peringati Hari Santri 2026, Kankemenag Bantul dan Pemkab Bantul Apresiasi 400 Hafiz dan Hafizah 30 Juz
Bantul (Kankemenag) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul (Kankemenag Bantul) memberikan penghargaan kepada para penghafal Al-Qur’an 30 juz dalam rangka memperingati Hari Santri 2026. Kegiatan berlangsung di Bangsal Rumah Dinas Bupati Bantul, Rabu (21/10/2026).
Kepala Kankemenag Bantul, Muntolib, hadir memberikan sambutan sekaligus menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada perwakilan hafiz dan hafizah. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi para penghafal Al-Qur’an dalam menjaga dan mengamalkan kalam Allah SWT.
Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Bantul, Pambudi Arifin Rakhman, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 400 orang menerima penghargaan tersebut. Jumlah itu terdiri atas 33 laki-laki dan 367 perempuan.
Menurut Pambudi, pemberian penghargaan ini tidak hanya menjadi wujud perhatian dan apresiasi pemerintah kepada para penghafal Al-Qur’an, tetapi juga sebagai ikhtiar untuk memperoleh keberkahan bagi Kabupaten Bantul.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan apresiasi kepada para hafiz dan hafizah yang telah mendedikasikan diri untuk menghafal Al-Qur’an. Kami juga berharap kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar untuk mencari keberkahan bagi Kabupaten Bantul,” ungkapnya.
Sementara itu, Muntolib dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan atas kesungguhan mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Ia berharap, capaian tersebut tidak berhenti pada keberhasilan menghafal 30 juz, tetapi juga diikuti dengan upaya menjaga hafalan, memahami kandungannya, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Muntolib juga mendorong para hafiz dan hafizah untuk turut berperan dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. Ilmu dan pengalaman yang dimiliki diharapkan dapat ditularkan kepada anak-anak dan generasi penerus agar semakin banyak generasi Qur’ani yang tumbuh di Kabupaten Bantul.
“Kami berharap para hafiz dan hafizah tidak hanya menjaga hafalan Al-Qur’an, tetapi juga menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari. Tularkan ilmu dan semangat mencintai Al-Qur’an kepada generasi muda agar lahir generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan mampu mengamalkan nilai-nilainya,” pesannya.
Ia menambahkan, peringatan Hari Santri menjadi momentum penting untuk memperkuat peran santri dan para penghafal Al-Qur’an dalam membangun masyarakat yang religius, berkarakter, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.
Melalui pemberian penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten Bantul bersama Kankemenag Bantul berharap semangat menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat. Apresiasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para hafiz dan hafizah untuk terus berkontribusi dalam membina generasi Qur’ani sekaligus memperkuat kehidupan keagamaan di Kabupaten Bantul. (Dnd)
