Penyuluh Agama Islam KUA Pundong Hadirkan Pembelajaran Interaktif Berbasis Digital bagi Remaja Putri
Bantul (KUA Pundong) – Upaya membentuk generasi remaja putri yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki pemahaman keislaman yang kuat terus dilakukan melalui Kajian Keputrian Rutin di SMKN 1 Pundong, Bantul. Kegiatan yang dilaksanakan setiap pekan ini menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Kapanewon Pundong Bantul, Zusniyati Muazah dan Diana Muthi'ah, sebagai narasumber sekaligus fasilitator pembelajaran, Jumat (24/07/2026).
Kajian yang diikuti oleh 130 siswi tersebut dikemas secara menarik melalui metode pembelajaran interaktif berbasis media digital, sehingga suasana belajar menjadi lebih hidup, komunikatif, dan menyenangkan. Berbagai media seperti presentasi digital, kuis interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, refleksi diri, hingga permainan edukatif berbasis teknologi dimanfaatkan untuk meningkatkan partisipasi aktif peserta.
Materi yang disampaikan berfokus pada Fiqhun Nisa' dan Psikologi Remaja, dua tema yang sangat relevan dengan dinamika kehidupan remaja putri saat ini. Dalam kajian Fiqhun Nisa', peserta memperoleh pemahaman mengenai hukum-hukum syariat yang berkaitan dengan perempuan, seperti thaharah, haid, istihadhah, ibadah, serta etika menjaga kehormatan diri. Sementara pada sesi Psikologi Remaja, peserta diajak mengenali potensi diri, mengelola emosi, membangun kepercayaan diri, memahami pergaulan yang sehat, serta memperkuat ketahanan mental dan spiritual di era digital.
Menurut Zusniyati Muazah, pendekatan interaktif menjadi salah satu strategi agar materi keagamaan lebih mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan peserta didik. "Remaja akan lebih mudah memahami nilai-nilai Islam apabila penyampaiannya dilakukan secara dialogis, interaktif, dan memanfaatkan teknologi digital yang akrab dengan kehidupan mereka. Harapannya, ilmu yang diperoleh tidak hanya dipahami, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Sementara itu, Diana Muthi'ah menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kajian rutin, melainkan juga menjadi ruang pendampingan bagi remaja putri dalam menghadapi berbagai persoalan yang mereka alami. Melalui pendekatan edukatif dan komunikatif, para peserta didorong untuk mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan nilai-nilai Islam dalam setiap fase perkembangannya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengajukan pertanyaan, berdiskusi, serta mengikuti berbagai aktivitas pembelajaran yang telah disiapkan. Suasana yang hangat, komunikatif, dan partisipatif menjadikan kajian keputrian sebagai wadah pembinaan karakter sekaligus penguatan literasi keagamaan.
Program Kajian Keputrian Rutin ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap pekan sebagai bentuk sinergi antara SMKN 1 Pundong dengan Penyuluh Agama Islam KUA Kapanewon Pundong Bantul dalam membina generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, berwawasan keislaman, serta siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai syariat Islam.
Melalui kegiatan pembinaan yang berkesinambungan ini diharapkan lahir generasi muslimah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki kepribadian Islami, tangguh secara psikologis, berakhlakul karimah, serta mampu menjadi teladan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. (Zus)