Lompat ke isi utama
MTsN 4 Bantul

Panen Pisan MTsN 4 Bantul Perkuat Komitmen Menuju Sekolah Adiwiyata Nasional

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 9 October 2026

Bantul (MTsN 4 Bantul) — Dalam rangka mempertahankan predikat Madrasah Adiwiyata sekaligus memperkuat langkah menuju Sekolah Adiwiyata Nasional, MTsN 4 Bantul terus mengembangkan budaya peduli lingkungan melalui pemanfaatan kebun madrasah. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (09/10/2026) adalah panen pisang bersama Kepala MTsN 4 Bantul, Sugeng Muhari dan peserta didik kelas IX A. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian warga madrasah terhadap lingkungan sekaligus upaya menanamkan karakter cinta alam kepada peserta didik.


Kebun madrasah MTsN 4 Bantul tidak hanya ditanami pohon pisang, tetapi juga berbagai tanaman sayuran, seperti terong, cabai, dan tomat. Keberadaan beragam tanaman tersebut menunjukkan komitmen madrasah dalam mengoptimalkan lahan yang tersedia agar lebih produktif, hijau, dan bermanfaat. Selain memperindah lingkungan, kegiatan berkebun juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi peserta didik untuk mengenal proses budidaya tanaman, merawat lingkungan, serta menghargai hasil alam.


Sugeng Muhari menyampaikan bahwa kegiatan panen pisang ini merupakan salah satu bentuk nyata penerapan budaya peduli lingkungan di madrasah. “Kami ingin membiasakan seluruh warga madrasah untuk tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga merawat dan memanfaatkan lingkungan secara produktif. Semoga kegiatan ini semakin menumbuhkan kepedulian peserta didik terhadap kelestarian alam serta memperkuat kesiapan MTsN 4 Bantul menuju Sekolah Adiwiyata Nasional,” ungkapnya. Sugeng berharap semangat merawat lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari, baik di madrasah maupun di rumah.


Ketua Tim Adiwiyata MTsN 4 Bantul, Sumarno, menyambut positif panen pisang kali ini. Menurutnya, hasil panen menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi tim Adiwiyata dan seluruh warga madrasah untuk semakin giat merawat tanaman yang telah dibudidayakan. “Kami merasa senang karena tanaman yang dirawat dapat tumbuh dan menghasilkan. Ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan berkelanjutan. Kami berharap kebun madrasah semakin berkembang dan seluruh warga madrasah terus berpartisipasi dalam menjaga lingkungan demi mewujudkan Adiwiyata Nasional,” tuturnya.(yul)