Lompat ke isi utama
x
MAN 2 Bantul

MAN 2 Bantul Gandeng KUA Bantul berikan Bina Remaja Usia Sekolah

Dikirim oleh eka putri pada 18 Mei 2026

Bantul (MAN 2 Bantul) – Suasana Masjid At Ta’awun MAN 2 Bantul tampak penuh antusias pada Senin (18/5/2026) saat seluruh siswa kelas X mengikuti kegiatan penyuluhan BRUS (Bina Remaja Usia Sekolah). Dalam kegiatan tersebut, narasumber dari KUA Kapanewon Bantul, Wahyu Sinangsih, menyampaikan materi bertema “Tumbuh Kembang Remaja dan Risiko Reproduksi” yang berlangsung mulai pukul 07.30 WIB.

Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan dekat dengan dunia remaja, Wahyu Sinangsih membuka materi melalui pertanyaan sederhana namun menggugah pemikiran para siswa mengenai pernikahan di usia remaja. Pertanyaan tersebut menjadi pengantar untuk mengajak peserta memahami pentingnya kesiapan usia, mental, serta kesehatan reproduksi sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.

“Bolehkan remaja menikah? Tunggu dulu, kejar cita-cita terlebih dahulu,” ungkapnya di hadapan para siswa.

Wahyu menjelaskan bahwa usia minimal menikah sesuai ketentuan yang berlaku adalah 19 tahun. Namun, menurutnya, kesiapan menikah tidak hanya ditentukan oleh usia, melainkan juga kematangan fisik, mental, emosional, dan kemampuan merencanakan masa depan secara bertanggung jawab.

Ia juga mengajak para siswa untuk menjadikan masa remaja sebagai momentum mengembangkan potensi, memperluas wawasan, serta meraih prestasi. Menurutnya, perencanaan masa depan yang matang akan membantu remaja terhindar dari keputusan yang dapat menghambat pendidikan maupun impian yang ingin dicapai.

Melalui kegiatan penyuluhan BRUS ini, para siswa diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, mengenali proses tumbuh kembang remaja, serta memiliki kesadaran untuk mempersiapkan masa depan dengan bijak, matang, dan penuh tanggung jawab. /rys