Lompat ke isi utama
x
MAN 3 Bantul

Kreativitas Kuliner Murid MAN 3 Bantul, Transformasikan Olahan Daging Kurban Jadi Sajian Lezat

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 30 Mei 2026

Bantul (MAN 3 Bantul) – MAN 3 Bantul merayakan Iduladha dengan kegiatan kurban di lapangan madrasah. Kegiatan ini semakin semarak dengan digelarnya Lomba Memasak, Jumat (29/05/2026). Lomba ini bertransformasi menjadi ruang kreativitas kuliner yang edukatif dan religius. Sebagai bentuk implementasi nyata nilai-nilai kurban, seluruh murid kelas X dan kelas XI mengikuti kegiatan Lomba Memasak dengan bahan baku utama daging lembu. Daging yang diolah merupakan hasil perolehan pembagian hewan kurban yang disembelih di lingkungan madrasah. Kegiatan yang berlangsung secara serentak dan tertib mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini diikuti oleh perwakilan dari setiap kelas.


Ajang kompetisi ini dirancang sebagai wadah edukasi, pengembangan bakat, serta pembentukan karakter murid. Keistimewaan kegiatan ini terletak pada bahan baku yang digunakan, yaitu daging hasil kurban yang mengandung nilai ibadah tinggi. Para peserta diberikan kebebasan penuh dan ruang berekspresi seluas-luasnya untuk mengolah bahan tersebut sesuai dengan keinginan, kemampuan, dan imajinasi kreatif masing-masing kelompok. Mulai dari penentuan konsep menu, pemilihan komposisi bumbu, penerapan teknik pengolahan yang tepat, hingga seni penyajian hidangan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi siswa untuk mengasah potensi dan inovasi yang dimiliki.


Semua kelas antusias dalam memasak,  tampak para murid bahu-membahu bekerja sama, membagi tugas, mulai dari persiapan bahan, pemotongan daging, peracikan bumbu rempah, proses pemasakan, hingga tahap akhir penataan hidangan agar tampil estetis dan menggugah selera. Daging lembu yang merupakan nikmat dan amanah Allah hasil ibadah kurban tersebut, mengalami transformasi luar biasa menjadi beragam kreasi kuliner. Para peserta menyajikan aneka olahan, mulai dari masakan tradisional Nusantara yang kental akan kearifan lokal dan kekayaan rempah, berpadu harmonis dengan olahan masakan bernuansa modern maupun kreasi inovatif hasil pengembangan sendiri. Hal ini membuktikan bahwa nilai manfaat daging kurban dapat dimaksimalkan menjadi hidangan istimewa yang beragam, lezat, dan bernilai gizi tinggi.

MAN 3 Bantul


Hasil kreasi olahan kuliner murid dinilai oleh dua juri, yaitu Kepala Tata Usaha MAN 3 Bantul, Nasikhun Amin; dan Guru Ekonomi, Umi Mu’awanah. Aspek-aspek utama yang menjadi tolok ukur penilaian meliputi kualitas cita rasa dan kesesuaian bumbu, keunikan serta orisinalitas kreativitas menu, penerapan standar kebersihan dan higienitas di setiap tahapan proses, kerapian serta nilai estetika penyajian, ketepatan teknik pengolahan hingga menghasilkan tekstur daging yang empuk dan matang sempurna, efisiensi penggunaan bahan, serta kerja sama tim. Beragam hidangan lezat, berwarna, dan memikat mata disajikan oleh seluruh peserta sebagai bukti hasil kerja keras dan kreativitas. 

 

Salah satu juri, Nasikhun Amin menegaskan bahwa lomba memasak olahan daging kurban memiliki muatan nilai edukasi yang sangat tinggi dan relevan dengan tujuan pendidikan nasional maupun tujuan pembelajaran di madrasah. Menurut beliau, kegiatan ini mengajarkan murid untuk memuliakan nikmat makanan, memahami kandungan gizi dan manfaat daging bagi kesehatan tubuh dan kecerdasan, serta melestarikan keterampilan hidup (life skill) mengolah pangan sebagai bekal kemandirian dan bekal kehidupan bermasyarakat di masa depan.


"Iduladha bukanlah sekadar ritual penyembelihan dan pembagian daging, melainkan sebuah rangkaian panjang ibadah yang sarat makna, hingga rezeki tersebut diolah menjadi makanan yang berkah, bergizi, dan bermanfaat bagi yang memakannya. Melalui lomba ini, kami ingin menanamkan pemahaman mendalam kepada siswa bahwa daging kurban adalah amanah Allah SWT yang wajib diolah dan dimanfaatkan dengan kemampuan terbaik. Di samping melatih keterampilan teknis memasak, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter: melatih kreativitas, tanggung jawab, kerja sama, dan rasa syukur yang mendalam atas segala rezeki yang Allah berikan kepada kita," ungkap Amin. (ris/sal)