Lompat ke isi utama
MTsN 6 Bantul

Lindungi Siswa, MTsN 6 Bantul Hadirkan Tim dari Polsek Pleret

Dikirim oleh Sugiyono pada 17 June 2026

Bantul ( MTsN 6 Bantul ) – Keselamatan siswa jadi prioritas. MTsN 6 Bantul menggelar apel khusus sosialisasi tertib lalu lintas bersama tim dari Polsek Pleret pada Rabu,17 Juni 2026. Kegiatan ini bentuk nyata madrasah melindungi siswa dari risiko kecelakaan.

Apel diikuti seluruh siswa, guru, dan tendik di lapangan madrasah. Suasana serius tapi hangat, karena menyangkut keselamatan anak-anak kita bersama.Pembina Apel,Kristin tekankan tiga poin penting berupa pesan tegas terkait tertib berlalu lintas. " Siswa Dilarang Bawa Motor ke Sekolah,Anak-anak MTsN 6 Bantul tidak boleh menggunakan sepeda motor karena belum cukup umur, belum punya SIM. Itu melanggar UU LLAJ dan membahayakan diri sendiri,” tegas Kristin. Madrasah sudah membuat kesepakatan bila  ke sekolah naik motor akan ditindak dan dipanggil orang tua.

Kristin mengutip data kepolisian bahwa tingkat kecelakaan tertinggi di Bantul banyak melibatkan usia remaja. “Korban paling banyak justru anak sekolah. Jangan sampai Matsanaba ikut menyumbang angka itu,” ujarnya.
Anak-anak masih di bawah perlindungan orang tua dan negara. Tugas kalian belajar, berakhlak, raih prestasi. Urusan berkendara tunggu cukup umur 17 tahun dan  punya SIM, pesan Kristin.

Kepala MTsN 6 Bantul mengapresiasi. “Terima kasih Polsek Pleret dan Bu Kristin. Ini bukan melarang, tapi menyelamatkan. Kita sayang anak-anak, makanya kita tegas. Dari madrasah kita bangun budaya tertib, di jalan mereka selamat.”

Dengan sosialisasi ini, MTsN 6 Bantul berharap siswa makin sadar: hebat itu bukan ngebut di jalan, tapi selamat sampai tujuan dan jadi kebanggaan orang tua.(Fau)/ewh