Kankemenag Bantul Ikuti Rakernas Tahun 2025 Hari Kedua
Bantul (Kankemenag) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul (Kankemenag Bantul) mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama Tahun 2025 hari kedua secara virtual di Ruang Rapat Subbag Tata Usaha, Selasa (16/12/2025).
Rakernas hari kedua diawali dengan arahan dan sambutan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar yang menekankan Strategi Implementasi Asta Cita melalui Program Prioritas Kementerian Agama Tahun 2025–2029. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan launching Buku Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Agama Tahun 2025–2029 sebagai pedoman pembangunan bidang keagamaan lima tahun ke depan.
Agenda dilanjutkan dengan pemaparan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Diskusi panel menghadirkan Menteri PPN/Kepala Bappenas yang menyampaikan Rancangan Teknokratik RPJMN Bidang Keagamaan serta Menteri Keuangan yang mengulas Kebijakan Fiskal Tahun 2026 pada Fungsi Agama dan Pendidikan Keagamaan, dengan moderator Kepala Biro Perencanaan dan Penganggaran.
Selanjutnya, disampaikan Strategi Penguatan Transformasi Kelembagaan Bidang Keagamaan oleh Menko PMK dan Menteri PAN-RB, dimoderatori Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana. Rakernas juga membahas Strategi Trisula Pencegahan Korupsi Bidang Keagamaan yang dipaparkan oleh Ketua KPK.
Pada sesi berikutnya, dilakukan Evaluasi Capaian Kinerja Kementerian Agama (Asta Protas) Tahun 2025 melalui Diskusi Panel “Layanan Keagamaan dan Pendidikan (RB Tematik)” yang diisi oleh para Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat lintas agama, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, serta Kepala Pusbimdik Khonghucu. Diskusi Panel 2 bertema “Tata Kelola dan Akuntabilitas (RB General)” menghadirkan Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah, serta Kepala Badan Moderasi Beragama dan PSDM.
Agenda penutup Rakernas hari kedua adalah Sidang Komisi yang membahas Rencana Aksi Kegiatan Asta Protas Tahun 2026.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Muntolib, menyampaikan bahwa Rakernas menjadi forum strategis untuk menyamakan arah kebijakan pusat dan daerah.
“Rakernas ini memberikan gambaran yang jelas terkait arah kebijakan dan program prioritas Kementerian Agama ke depan. Bagi kami di daerah, hasil Rakernas menjadi acuan penting dalam menyusun perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program agar selaras dengan Asta Cita dan Asta Protas Kemenag,” ujarnya.
Ia berharap seluruh jajaran Kankemenag Bantul dapat menindaklanjuti hasil Rakernas dengan meningkatkan kualitas layanan keagamaan, pendidikan keagamaan, serta tata kelola yang akuntabel dan berintegritas. (Dnd)