Serahkan Surat Tugas Mutasi kepada 24 ASN, Muntolib Tekankan Penugasan untuk Perkuat Organisasi
Bantul (Kankemenag) – Sebanyak 24 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul menerima Surat Tugas Mutasi dan mengikuti Pembinaan Pegawai yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Muntolib, di Aula Kankemenag Bantul, Rabu (05/08/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasubbag Tata Usaha, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, serta didampingi Analis Sumber Daya Manusia Aparatur (SDMA) dan Analis Hukum. Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya penataan organisasi sekaligus penguatan sumber daya manusia agar setiap ASN mampu menjalankan tugas secara optimal sesuai dengan potensi dan kompetensinya.
Dalam arahannya, Muntolib menyampaikan bahwa pemberian surat tugas merupakan hal yang lazim dalam dinamika organisasi. Menurutnya, penugasan dilakukan sebagai bentuk penyesuaian kebutuhan organisasi sekaligus untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki setiap pegawai sehingga dapat memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan institusi.

"Perpindahan maupun penugasan pegawai adalah sesuatu yang biasa dalam sebuah organisasi. Tujuannya bukan karena hal-hal negatif, melainkan untuk menempatkan setiap ASN pada posisi yang sesuai dengan kompetensi dan potensinya. Dengan demikian, diharapkan kinerja organisasi semakin optimal, sinergi antarsatuan kerja semakin kuat, dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik," ujar Muntolib.
Ia juga mengajak seluruh ASN untuk menerima setiap penugasan dengan sikap profesional, menjaga integritas, serta terus meningkatkan kompetensi sebagai bentuk tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Kami berharap seluruh ASN dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas yang diberikan, bekerja secara kolaboratif, dan menjadikan setiap amanah sebagai kesempatan untuk berkembang serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi organisasi," tambahnya.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Kankemenag Bantul menegaskan komitmennya dalam membangun organisasi yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pengelolaan sumber daya manusia yang efektif dan berintegritas. (al)