Lompat ke isi utama
MTsN 4 Bantul

Kakan Kemenag Bantul Monitoring Mentoring IT PPPK Tahap II di MTsN 4 Bantul, Dorong Peningkatan Kompetensi Digital

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 1 July 2026

Bantul (MTsN 4 Bantul) – MTsN 4 Bantul menjadi tuan rumah pelaksanaan Mentoring Kecakapan Penggunaan Teknologi Informasi PPPK Tahap II, Rabu (01/07/2026). Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Komputer MTsN 4 Bantul ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan teknologi informasi bagi peserta PPPK di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bantul.


Pada kesempatan tersebut, Kakan Kemenag Bantul, Muntolib didampingi Kasubbag Tata Usaha, Aminnudin melakukan monitoring sekaligus pembinaan terhadap pelaksanaan kegiatan. Dalam arahannya, Muntolib menyampaikan bahwa penguasaan teknologi informasi menjadi kebutuhan penting bagi aparatur Kementerian Agama dalam menghadapi perkembangan zaman dan tuntutan pelayanan yang semakin cepat serta berbasis digital.


“PPPK harus terus meningkatkan kompetensi, tidak hanya dalam bidang tugas masing-masing, tetapi juga kemampuan teknologi informasi. Kemampuan digital akan mendukung efektivitas kerja, inovasi pelayanan, serta peningkatan kualitas lembaga,” ungkapnya. Muntolib  juga mengapresiasi pelaksanaan mentoring yang memberikan ruang bagi peserta untuk belajar dan mengembangkan keterampilan secara praktik.


Sementara itu, Kepala Tata Usaha MTsN 4 Bantul, Nur Latif selaku tuan rumah menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada MTsN 4 Bantul sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Latif berharap fasilitas yang tersedia dapat mendukung kelancaran bimtek dan memberikan kenyamanan bagi para peserta. “Kami merasa senang dapat menjadi bagian dari kegiatan peningkatan kompetensi PPPK. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan menjadi bekal dalam melaksanakan tugas di lingkungan Kementerian Agama,” ujarnya.


Kegiatan Mentoring Kecakapan Penggunaan Teknologi Informasi PPPK Tahap II ini diikuti peserta PPPK dengan pendampingan narasumber yang memberikan materi dan praktik penggunaan teknologi informasi. Melalui kegiatan tersebut diharapkan peserta semakin siap menjalankan tugas secara profesional, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(yul)