Warga Ikrar Syahadat di KUA Pandak, Awali Perjalanan Baru sebagai Muslim
Bantul (KUA Pandak) – Suasana haru dan khidmat menyelimuti ruang tamu Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Pandak pada Rabu (10/6/2026). Seorang warga secara resmi memeluk agama Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat yang dipandu oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pandak, Burhanuddin.
Prosesi ikrar syahadat berlangsung sederhana namun sarat makna spiritual. Acara tersebut turut disaksikan oleh dua orang saksi dari pihak keluarga yang memberikan dukungan dan pendampingan kepada mualaf dalam momen penting tersebut. Dengan suara tenang dan penuh keyakinan, mualaf tersebut mengikuti tuntunan pembacaan syahadat. Momen sakral itu menjadi titik awal perjalanan baru dalam kehidupannya sebagai seorang muslim. Rasa haru tampak dari keluarga yang hadir menyaksikan secara langsung proses pengucapan ikrar syahadat tersebut.
Burhanuddin menyampaikan bahwa menjadi mualaf bukanlah akhir dari sebuah pencarian, melainkan awal dari proses pembelajaran dan pengamalan ajaran Islam secara berkelanjutan. "Setiap orang memiliki perjalanan spiritual yang berbeda. Keputusan untuk memeluk Islam merupakan hak pribadi yang lahir dari keyakinan hati. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kekuatan, dan keistiqamahan dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa KUA Pandak berkomitmen memberikan pendampingan dan pembinaan kepada para mualaf agar dapat memahami dasar-dasar ajaran Islam serta menjalankan ibadah dengan baik dan benar. Prosesi ikrar syahadat yang berlangsung pagi itu menjadi pengingat bahwa hidayah dapat datang kepada siapa saja dan kapan saja. Di balik kesederhanaan acara tersebut tersimpan kisah pencarian makna hidup, pergulatan batin, serta keberanian mengambil keputusan besar dalam perjalanan spiritual seseorang.
Momen penuh makna di KUA Pandak ini sekaligus menunjukkan peran Kementerian Agama melalui KUA yang tidak hanya memberikan layanan administrasi keagamaan, tetapi juga hadir mendampingi masyarakat dalam berbagai fase penting kehidupan beragama, termasuk menyambut saudara-saudara baru dalam pelukan Islam.