Lompat ke isi utama
KUA Sedayu

Peserta Bimwin KUA Sedayu Siap Cegah Stunting Melalui Bekal Perkawinan

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 1 July 2026

Bantul (KUA Sedayu) – Sebanyak 20 pasang calon pengantin mengikuti Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Angkatan Ke-5 yang diselenggarakan oleh KUA Sedayu pada Rabu (01/07/2026) di Aula KUA Sedayu. Kegiatan ini bertujuan membekali calon pasangan suami istri dengan pengetahuan dan keterampilan dalam membangun keluarga yang harmonis, berkualitas, sekaligus berperan dalam upaya pencegahan stunting sejak dini.

 

Kegiatan dibuka oleh Kepala KUA Sedayu, Syahril Sidiq, yang dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk memaknai pernikahan sebagai ibadah sepanjang hayat. Menurutnya, keharmonisan rumah tangga dibangun melalui sikap saling menghormati, saling membutuhkan, dan saling menjaga komitmen sebagai pasangan.

 

"Dalam membina rumah tangga, pasangan suami istri harus saling menghormati, saling membutuhkan, dan saling menjaga ikatan suci. Jadikan menikah sebagai ibadah terpanjang dalam hidup. Apa pun yang dikerjakan karena Allah akan bernilai pahala," ujar Syahril.

 

Ia menjelaskan bahwa Bimbingan Perkawinan merupakan salah satu tahapan penting bagi calon pengantin untuk memperoleh bekal pengetahuan sebelum memasuki kehidupan berkeluarga. Melalui program ini, peserta akan menerima enam materi utama yang disampaikan oleh fasilitator dan narasumber dari berbagai bidang keahlian.

 

Fasilitator Bimwin, Nova Andriyanto, menyampaikan materi mengenai landasan keluarga sakinah, pengelolaan dinamika perkawinan, serta strategi membangun ketahanan keluarga. Ia menekankan bahwa komunikasi yang baik, saling pengertian, dan kemampuan menyelesaikan persoalan secara bijaksana menjadi kunci terciptanya keluarga yang harmonis dan tangguh.

 

Sementara itu, Bidan Puskesmas Sedayu 2, Natya Ayu Pramudita, memberikan edukasi mengenai pentingnya kesehatan reproduksi bagi calon pengantin sebagai langkah awal dalam melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas.

 

"Kesehatan reproduksi sangat penting dipahami oleh calon pengantin. Salah satu tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya stunting sejak masa persiapan kehamilan," jelas Natya.

 

Materi tersebut mendapat apresiasi dari para peserta. Salah seorang calon pengantin, Dwi, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru yang bermanfaat untuk kehidupan rumah tangga, terutama terkait persiapan kesehatan keluarga.

 

"Kegiatan Bimwin ini sangat bermanfaat. Kami menjadi lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak sebelum menikah sebagai upaya mencegah stunting dan membangun keluarga yang sehat," ungkapnya.

 

Kepala KUA Sedayu, Syahril Sidiq, berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama Bimwin dalam kehidupan berumah tangga. Dengan bekal pengetahuan yang memadai, calon pengantin diharapkan mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting. (jml)