Tegakkan Disiplin Digital, MAN 4 Bantul Terapkan Penyimpanan Gawai Selama KBM
Bantul (MAN 4 Bantul) – MAN 4 Bantul terus berupaya menciptakan suasana belajar yang kondusif, tertib, dan minim distraksi melalui penerapan kebijakan penyimpanan gawai selama kegiatan belajar mengajar (KBM). Kebijakan tersebut disosialisasikan kepada seluruh murid kelas X, XI, dan XII secara bergilir dari kelas ke kelas pada Selasa (4/8/2026).
Sosialisasi dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Dwi Mulyono, didampingi Staf Kesiswaan, Mukhroji Shidqi. Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan penjelasan mengenai tata tertib penggunaan gawai selama jam pelajaran sekaligus mekanisme penyimpanannya.
Seluruh gawai milik murid diwajibkan disimpan pada tempat penyimpanan khusus yang telah disediakan di setiap kelas. Selanjutnya, tempat penyimpanan tersebut dibawa ke Ruang Piket Madrasah dan disimpan dalam keadaan terkunci. Kunci penyimpanan hanya dipegang oleh guru piket yang bertugas sehingga keamanan perangkat tetap terjaga.
Gawai hanya dapat diambil apabila diperlukan sebagai media pembelajaran atas arahan guru mata pelajaran. Di luar kebutuhan tersebut, seluruh perangkat tetap berada di ruang piket hingga kegiatan belajar mengajar selesai. Kebijakan ini diterapkan untuk meminimalkan gangguan konsentrasi akibat penggunaan gawai yang tidak berkaitan dengan pembelajaran.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 4 Bantul, Dwi Mulyono, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun budaya disiplin dalam memanfaatkan teknologi di lingkungan madrasah.
"Kebijakan penyimpanan gawai ini kami terapkan agar peserta didik dapat lebih fokus selama mengikuti pembelajaran. Kami tidak melarang penggunaan teknologi, justru gawai tetap dapat dimanfaatkan ketika memang dibutuhkan sebagai media pembelajaran atas arahan guru. Namun, ketika tidak diperlukan, gawai harus disimpan sehingga proses belajar berlangsung lebih efektif dan interaksi antara guru maupun antarpeserta didik dapat terjalin dengan lebih baik. Harapannya, peserta didik semakin bijak dalam memanfaatkan teknologi sesuai kebutuhan," ujar Dwi Mulyono.
Melalui penerapan kebijakan tersebut, MAN 4 Bantul berharap dapat membangun budaya belajar yang lebih disiplin, meningkatkan konsentrasi peserta didik selama pembelajaran, serta menumbuhkan kesadaran dalam menggunakan teknologi secara bertanggung jawab sebagai bagian dari pembentukan karakter di era digital. (lel/ica)-al