Sinergi Strategis MAN 3 Bantul dan RS Nur Hidayah: Upaya Preventif Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga Madrasah
Bantul (MAN 3 Bantul) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bantul terus berinovasi dalam mengimplementasikan program madrasah sehat melalui kemitraan strategis dengan institusi kesehatan profesional. Secara konsisten, madrasah menggandeng Rumah Sakit (RS) Nur Hidayah untuk menyelenggarakan layanan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis rutin bagi seluruh civitas akademika, Kamis (07/05/2026).
Program kolaborasi ini merupakan manifestasi dari komitmen madrasah dalam menjamin kesejahteraan (wellness) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta peserta didik. Layanan kesehatan ini dijadwalkan secara berkala setiap Kamis, pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, bertempat di Unit Kesehatan Sekolah (UKS) MAN 3 Bantul.
Deteksi Dini dan Edukasi Kesehatan
Dalam agenda kali ini, Dianita Putri hadir sebagai tenaga medis dari RS Nur Hidayah. Kehadiran praktisi kesehatan ke lingkungan madrasah ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses layanan kesehatan preventif. Dokter Dianita melakukan pemeriksaan secara komprehensif, mulai dari konsultasi klinis hingga pemeriksaan penunjang seperti pemantauan kadar kolesterol, asam urat, dan glukosa darah.
"Kesadaran warga madrasah terhadap pentingnya deteksi dini sangat tinggi. Hal ini terbukti dari antusiasme para GTK untuk melakukan skrining kesehatan berkala meskipun tidak dalam kondisi sakit," ujar Dianita di sela-sela aktivitas pemeriksaan.
Transformasi UKS Menjadi Pusat Layanan Primer
Langkah MAN 3 Bantul menghadirkan dokter jaga setiap pekan merupakan upaya transformasi fungsi UKS agar tidak sekadar menjadi tempat pertolongan pertama, namun juga pusat edukasi dan konsultasi kesehatan primer. Sinergi ini memungkinkan warga madrasah mendapatkan saran medis yang akurat langsung dari ahlinya tanpa harus mengganggu ritme kegiatan belajar mengajar (KBM).
Kepala Madrasah menegaskan bahwa kondisi fisik yang prima merupakan prasyarat utama terciptanya produktivitas kerja dan prestasi belajar yang optimal. Dengan pemantauan kesehatan secara rutin, diharapkan risiko penyakit tidak menular dapat dimitigasi sejak dini.
Melalui program ini, MAN 3 Bantul memantapkan posisinya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga memiliki kepedulian tinggi terhadap aspek kesehatan dan kualitas hidup seluruh anggotanya. (Ris)