Serah Terima Sertifikat Ukur Arah Kiblat Musala Baitul Makmur Perkuat Kepastian Ibadah Jemaah
Bantul (KUA Sedayu) – Upaya meningkatkan ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari pelayanan keagamaan kepada masyarakat terus dilakukan. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan serah terima Sertifikat Ukur Arah Kiblat Musala Baitul Makmur yang dilaksanakan di Musala Baitul Makmur, Padukuhan Sungapan, Argodadi, Sedayu, pada hari Rabu (24/06/2026).
Sertifikat ukur arah kiblat diserahkan langsung oleh Kepala KUA Sedayu, Syahril Sidiq, kepada pengurus Musala Baitul Makmur sebagai bentuk pelayanan Kementerian Agama Kabupaten Bantul dalam memberikan kepastian arah kiblat tempat ibadah masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan mujahadah dan pengajian yang diikuti jamaah serta masyarakat sekitar. Pengajian disampaikan oleh Penyuluh KUA Sedayu, Nova Andriyanto, yang mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan menjaga kemakmuran masjid maupun musala sebagai pusat pembinaan umat.
Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Argodadi Prayitno, Dukuh Padukuhan Sungapan Simbah Rois, ketua RT setempat, tokoh masyarakat, serta jamaah Musala Baitul Makmur.
Dalam sambutannya, Syahril Sidiq menyampaikan bahwa pengukuran arah kiblat bukan sekadar kegiatan teknis, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memberikan ketenangan dan keyakinan kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah.
"Pengukuran arah kiblat ini merupakan upaya memberikan kepastian dalam pelaksanaan ibadah umat Islam. Dengan adanya sertifikat ini, masyarakat diharapkan semakin mantap dan tenang dalam melaksanakan salat berjamaah," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelayanan pengukuran arah kiblat menjadi salah satu bentuk hadirnya Kementerian Agama di tengah masyarakat untuk memastikan fasilitas ibadah memiliki standar ketepatan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Lurah Argodadi Prayitno menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, selain memberikan manfaat dalam aspek ibadah, kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.
"Kegiatan seperti ini bukan hanya tentang arah kiblat, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat. Semoga Musala Baitul Makmur semakin hidup dan menjadi pusat kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat luas," katanya.
Penyerahan sertifikat berlangsung khidmat dan disaksikan para tamu undangan serta jamaah yang hadir. Momen tersebut sekaligus menjadi simbol sinergi antara KUA Sedayu dan masyarakat dalam mendukung pembinaan kehidupan keagamaan.
Dengan adanya sertifikat ukur arah kiblat ini, Musala Baitul Makmur diharapkan semakin berkembang sebagai pusat pembinaan umat, memperkuat nilai kebersamaan, serta meningkatkan semangat kerukunan masyarakat di Padukuhan Sungapan. (jml)