Praktik Asyik, Cara Siswa MAN 4 Bantul Ubah Pelajaran Bahasa Arab Jadi Momen Wawancara Seru
Bantul (MAN 4 Bantul) – Suasana pembelajaran Bahasa Arab di MAN 4 Bantul tampak berbeda. Siswa kelas X E1 tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga melakukan praktik wawancara sebagai bagian dari metode pembelajaran yang lebih aplikatif.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (15/04/2026) ini dipandu oleh guru Bahasa Arab, Muhammad Badruddin. Dalam pembelajaran tersebut, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberikan tugas untuk mewawancarai guru serta pegawai di lingkungan madrasah.
Setiap kelompok menggali informasi sederhana, seperti nama narasumber, cita-cita di masa lalu, pencapaian cita-cita tersebut, serta pesan dan kesan untuk generasi muda. Hasil wawancara kemudian diolah dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab, sebelum dipresentasikan di depan kelas.
Metode ini tidak hanya melatih kemampuan berbahasa, tetapi juga membangun kepercayaan diri, keterampilan komunikasi, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Siswa diajak menggunakan Bahasa Arab dalam konteks nyata, tidak sekadar mempelajari teori.
Muhammad Badruddin menyampaikan bahwa model pembelajaran ini dirancang agar siswa lebih aktif dan terlibat langsung dalam proses belajar. Ia menjelaskan bahwa pembelajaran Bahasa Arab perlu dihadirkan secara kontekstual agar siswa mampu menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus melatih kemampuan berinteraksi dan menyampaikan kembali informasi dalam Bahasa Arab.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari siswa yang merasa pembelajaran menjadi lebih menarik. Interaksi langsung dengan guru dan pegawai juga memberikan pengalaman baru yang berkesan.
Melalui inovasi pembelajaran ini, MAN 4 Bantul terus berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pengalaman nyata dalam membentuk keterampilan dan karakter siswa. (lel/ica)-al