Perkuat Kesiapan Audit, Kepala MAN 2 Bantul Ikuti Rakor Pemeriksaan BPK Tahun 2025
Bantul (MAN 2 Bantul) — Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Tahun 2025 pada Kamis (26/3/2026). Kegiatan ini digelar secara hybrid di Ruang Rapat PTSP dan diikuti oleh seluruh satuan kerja di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta.
Rakor yang diinisiasi Kanwil Kemenag DIY ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh unit kerja dalam menghadapi proses audit BPK, sekaligus menjaga konsistensi capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih selama sembilan tahun berturut-turut.
Dalam arahannya, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag DIY, Abd. Su’ud, menegaskan bahwa keberhasilan meraih opini WTP merupakan buah dari sinergi seluruh unit, baik di tingkat pusat maupun daerah. Oleh karena itu, setiap satuan kerja diharapkan mampu memberikan kontribusi maksimal.
Ia juga menekankan bahwa pemeriksaan BPK seharusnya dimaknai sebagai momentum evaluasi dan peningkatan kualitas tata kelola keuangan, bukan sebagai beban. Dengan persiapan yang matang, setiap unit diyakini dapat menjalani proses audit dengan optimal.
Selain itu, disampaikan empat prinsip utama dalam penyusunan dokumen pemeriksaan, yakni relevan, kompeten, memadai, serta didukung oleh dokumen asli yang sah. Tindak lanjut atas temuan audit sebelumnya juga menjadi perhatian penting dalam proses persiapan.
Sementara itu, Ketua Tim Keuangan dan BMN, Saniyyatuz Zulfa, mengungkapkan bahwa berbagai langkah persiapan telah dilakukan, mulai dari inventarisasi tindak lanjut hingga penunjukan PIC di masing-masing bidang.
Menanggapi hal tersebut, Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, menyatakan kesiapan penuh pihaknya dalam mendukung kelancaran proses pemeriksaan. Ia menegaskan komitmen madrasah untuk memastikan kelengkapan serta ketertiban administrasi keuangan.
“Kami berkomitmen menyiapkan seluruh dokumen secara optimal serta memastikan setiap bagian memahami peran dan tanggung jawabnya. Rakor ini menjadi penguat bagi kami untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel,” ungkapnya.
Ia pun berharap, melalui persiapan yang matang dan kerja sama tim yang solid, MAN 2 Bantul dapat turut berkontribusi dalam mempertahankan capaian opini WTP di lingkungan Kementerian Agama.
/rys